Danau Kongar Makan Korban

Polisi Selidiki Tenggelamnya Siswa Saat Main Banana Boat

Sejauh ini belum dapat menyimpulkan apakah ini kelalaian dari pihak Danau Konger atau human error.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Pihak Polsek Talang Ubi (PALI) dan Polsek Sungai Keruh (Muba) saat melakukan pencarian korban tenggelam di Danau Konger, Kabupaten Muba. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Pasca kejadian tenggelamnya enam orang remaja saat mencoba wahana banana boat di Danau Konger, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (8/5/2016) kemarin, objek wisata tersebut ditutup sementara untuk dilakukannya penyelidikan atas tenggelamanya remaja tersebut.

Kapolres Muba AKBP M Ridwan SIk, melalui Kapolsek Sungai Keruh Iptu Susianto menerangkan, anggota Polsek Sungai Keruh tengah melakukan penyelidikan mengenai insiden tersebut. Kita juga akan memanggil pihak pengelola Danau Konger, untuk dilakukan pemeriksaan.

"Pasca kejadian tersebut tim kita tengah melakukan penyelidikan pasca kejadian tersebut. Kita juga menyita beberapa peralatan yang dipakai untuk bermain banana boat, yaitu speedboat serta banana boat yang ditumpangi oleh korban. Kemudian Danau Konger ditutup sementara waktu ini," ujarnya.

Lanjutnya, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Oleh karena itu sejauh ini belum dapat menyimpulkan apakah ini kelalaian dari pihak Danau Konger atau human error.

"Penyelidikannya masih terus dilakukan, dan kita belum bisa menyimpulkan apakah ini kelalaian pengelola atau fasilitas yang ada. Sedangkan korban jiwa sendiri ada 3 orang yaitu atas nama Cahayani Putri, Tiara Arinda, Citra Dwi, dan 3 orang yang selamat dilarikan ke RSUD PALI. Mereka pun sudah pulang ke rumahnya yang berada di PALI karena semuanya warga Kabupaten PALI," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Sungai Keruh Alam Sabit menambahkan, pasca kejadian itu Danau Konger ditutup sementara sampai waktu yang belum ditentukan.

"Saat ini ditutup dahulu, karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," ungkapnya.

Menanggapi adanya siswa yang tewas tenggelam di Danau Konger, Ketua DPRD Muba H Abusari, sangat menyayangkan peristiwa tersebut dan turut prihatin.

"Saya belum mengetahui informasinya secara pasti, tapi dan kalau memang terjadi kita akan pangggil pihak penggelola Danau Konger untuk dimintai keterangan," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved