Persatuan Nasional Aktivis 98 Ajak Saksikan Orasi Dua Generasi
Menurut pria yang kini duduk sebagai salah seorang Komisaris PT Semen Baturaja (Persero) tbk nantinya akan hadir tiga nara sumber.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Presidium Nasional PENA98 (Persatuan Nasional Aktivis 98) Sumsel, Rizki Yoctavian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir dan menyaksikan orasi dua generasi berbeda dengan satu tujuan dalam Deklarasi dan Pelantikan DPD POSPERA dan DPC POSPERA 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (2/5/2016) pukul 13.00.
"Ayo hadiri dan saksikan orasi dua generasi berbeda dengan satu tujuan dalam Deklarasi dan Pelantikan DPD POSPERA dan DPC POSPERA 17 Kab/Kota se-Sumsel untuk Indonesia...!!!!," seru Presidium Nasional PENA98 Sumsel Rizki Yoctavian didampingi Jasmadi Pasmeindra (Ketua Panitia) dan Tumpal Simaremare (Ketua DPD Pospera Sumsel), Minggu (1/2/2016).
Menurut pria yang kini duduk sebagai salah seorang Komisaris PT Semen Baturaja (Persero) tbk nantinya akan hadir tiga nara sumber.
Yang pertama, Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin SH dengan topik Asian Games 2018 dan Sumsel 100 tahun kedepan.
Lalu yang kedua mengahadirkan, Sekjen PENA98, Adian Napitupulu dengan tema Indonesia Darurat Agraria.
Terakhir yang ketiga akan hadir Ketum DPP POSPERA, Mustar Bonaventura dengan topik Pospera: mata, mulut, telinga dan hati Jokowi untuk Rakyat.2
Hadirnya Adian sebagai Ketua Dewan Pembina yang juga Anggota DPR RI Komisi VII sekaligus menyampaikan ucapan Selamat Deklarasi dari Joko Widodo sebagai Dewan Pelindung Pospera.
Deklarasi dan Pelantikan ini mengambil tema “Indonesia Darurat Agraria” dengan berlandaskan kepada banyaknya persoalan kasus kasus tanah di rakyat.
Indonesia mengalami krisis persoalan tanah yang tak kunjung terselesaikan dari masa ke masa.
Pergantian kekuasaan terus berjalan melalui pemilu akan tetapi berbagai persoalan kasus kasus tanah rakyat tidak juga terselesaikan.
"Kami berharap Negara segera membentuk suatu Satuan Tugas Agraria untuk menangani persoalan konflik tanah antara Negara rakyat dan perusahaan swasta baik milik swasta pribumi maupun milik asing,"
"Tentunya dengan kebijakan rekonsiliasi yang berpihak kepada kepentingan rakyat sebagai pemilik sah negeri ini," kata Tumpal Simaremare.
Untuk diketahui, Pemilihan Presiden 2014, Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) adalah organisasi relawan yang secara konsisten bekerja dibasis rakyat mengerakkan dan memenangkan Ir H Joko Widodo menuju kursi Presiden RI periode 2014-2019.
Awal terbentuknya POSPERA adalah untuk kepentingan mengawal dan mengantarkan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Namun kemudian pada proses perjalanan dan dinamika politik dalam kurun waktu dua tahun setelah terpilih menjadi Gubenur. Desakan demi desakan muncul termasuk berbagai survei menunjukan bahwa masyarakat menginginkan agar Jokowi maju lagi dalam pertarungan kursi presiden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rizki-yoctavian_20160501_111123.jpg)