Breaking News

Torabika Soccer Champions

Untuk Sektor Tiket, Arema Optimis Raup Pemasukan Rp1 Miliar Perlaga

"Sebenarnya big match atau tidak pemasukannya hampir sama, meski harga tiket dinaikkan, biaya operasional juga bertambah

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma

SRIPOKU.COM-Aktifnya kembali kompetisi terbaik di tanah air, membuat semua klub-klub bangkit dari mati suri. Sumber pemasukan pun menyeruak dari aktivitas kompetisi yang super sibuk. Mulai dari sponsorship, iklan, hingga pemasukan tiket.

Khususnya tiket sebenarnya bisa dijadikan sektor andalan untuk meraup banyak uang, namun kadang-kadang kurang maksimal. Terutama dari beberapa klub di Indonesia. Namun tidak demikian dengan Arema.

Rasa optimis dilambungkan Divisi Bisnis dan Marketing Arema jelang gelaran ISC A 2016. Mereka menargetkan meraup pendapatan kotor sebesar satu miliar perlaga.

Total akan ada 17 laga kandang yang bakal digelar di Stadion Kanjuruhan Malang. Manajemen Arema optimis bisa memenuhi terget itu.

"Satu miliar itu kan pendapatan kotor, kalau dikurangi biaya operasional dan pajak ya satu laga dapat sekitar 500 juta," ungkap Manajer Bisnis dan Marketing Arema, Yusrinal Fitriandi seperti dilansir dari situs resmi Arema, Kamis (28/4/2016).

Musim 2106 ini Arema menjual tiket ekonomi 35 ribu rupiah, VIP 100 ribu rupiah dan VVIP 150 ribu rupiah. Khusus untuk lima laga bertajuk big match terpilih, tiket VIP dan VVIP akan dikenakan kenaikan harga sebesar 5000 rupiah.

"Sebenarnya big match atau tidak pemasukannya hampir sama, meski harga tiket dinaikkan, biaya operasional juga bertambah, tapi kami tetap optimis dengan target ini," pungkas Inal, sapaan akrabnya.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved