Boy Tewas di Kolam Pemancingan

Setelah seharian tak pulang ke rumah, Muhammad Boy Setiawantara (10), akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Setelah seharian tak pulang ke rumah, Muhammad Boy Setiawantara (10), akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tersebut, ditemukan tewas setelah tenggelam di kolam pancing tak jauh dari TPU Kebun Bunga, di Jalan Ogan Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang, Kamis (28/4) sekitar pukul 08.45.

Menurut keterangan kakek korban, Mukot (58), cucunya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing yang hendak memasang jala di kolam tempat cucunya tersebut ditemukan.

"Katanya, saat memasang jala, jalanya tersangkut dan saat dilihat ternyata tersangkut kaki cucu saya itu. Saat itu, keadaannya belum mengapung tapi masih tenggelam," jelasnya saat ditemui di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSMH Palembang.

Diceritakan Mukot yang merupakan warga Komplek Pondok Bunga Indah G17 Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang itu, cucunya tersebut memang sudah tak pulang sejak hari kemarin, Rabu (27/4).

"Kemarin sekitar pukul 10.00, cucu saya itu pamit hendak pergi bermain. Namun, hingga jam makan siang tak kunjung pulang juga. Padahal, biasanya pulang makan tapi kemarin itu sampai malam juga belum kunjung juga pulang," terangnya.

Karena khawatir, masih dikatakan Mukot, ia bersama warga yang lain pun terus melakukan pencarian. Namun pencarian terbaru tak membuahkan hasil hingga kemudian mendapat kabar ada anak kecil ditemukan tenggelam di kolam.

"Sudah kami cari keliling-keling tapi tidak ketemu. Karena itu, tadi pagi sempat hendak lapor polisi tapi belum jadi laporan sudah mendapat kabar tersebut," ungkapnya.

Dikatakan Mukot, cucunya tersebut saat ini sedang liburan sekolah, sehingga dari pagi sudah pergi izin bermain. Dan dikatakannya, saat izin pun, cucunya tersebut hanya bilang mau pergi bermain saja dan tidak tahu main ke mana.

"Cucu saya ini ikut saya baru empat bulan, kedua orangtuanya tinggalnya di Batam sana. Dan mungkin malam ini datang dan selanjutnya langsung dimakamkan," tuturnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved