Madani Tewas Kecapekan Saat Antre Kemacetan Macet di Prabumulih
Diduga kecapekan mengantre selama terjadi kemacetan, seorang sopir truk meninggal dunia saat akan melajukan kendaraannya.
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH -- Nasib malang dialami Madani (52), warga Lorong Sikam 2 No 135 A RT 11 RW 03 Kecamatan Kalidoni Palembang. Ia ditemukan tewas di dekat mobilnya yang terparkir di kawasan Jalan Lingkar kota Prabumulih tepatnya di Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan, diduga ketika tengah menunggu kemacetan akibat jalan rusak, Kamis (21/4/2016) sekitar pukul 11.00. Korban yang diketahui mengalami sakit itu diduga tewas setelah menunggu jalanan macet selama lima hari lima malam di kawasan Jalan Lingkar Timur Prabumulih.
Tewasnya korban pertama diketahui oleh sopir lainnya yakni Gabriel (45), warga kota Palembang. Gabriel yang mengetahui Madani tewas lalu memberitahu sopir lain dan warga, selanjutnya membawa jenazah korban ke Instalasi Kamar Jenazah RSUD kota Prabumulih.
Diketahuinya bahwa Madani tewas setelah Gabriel hendak melajukan kendaraan untuk berangkat membawa truk. Namun setelah melihat ke kaca sepion, tiba-tiba melihat korban terjatuh di bawah samping mobil tepatnya di samping kanan truk. Melihat itu Gabriel kemudian menghentikan mobil dan turun lalu melhat truk, namun tiba-tiba melihat korban terkapar di bawah truk.
"Saya melintas dan sudah jauh di depan, lalu melihat truk korban berhenti, kemudian saya lihat dia terjatuh lalu saya turun dan menemui dia (korban-red)," ungkap Gabriel.
Gabriel mengatakan, setelah dilihat korban sudah dalam keadaan pingsan dan tak sadarkan dir, melihat itu lalu Gabriel memanggil sopir lain warga sekitar.
"Warga sekitar membantu, lalu kami membawa korban ke Puskesmas Tanjung Raman menggunakan motor warga. Setelah diperiksa ternyata korban sudah meninggal dunia," ungkap Gabriel.
Ditanya apakah korban memiliki penyakit, Gabriel menuturkan tidak mengetahui hal itu. "Kami sempat bercanda namun tidak ada apa-apanya, kami memang terjebak macet selama 5 hari di jalan lingkar mungkin karena kecapekan jadi meninggal," katanya.
Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk MTCP melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Sugeng Pranoto didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Rikiyanto Atmaja mengatakan, hasil penyelidikan pihaknya korban diduga meninggal karena sakit.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan baik di tubuh maupun lainnya, hanya muka yang biru, itu hasil penyelidikan kita," ujarnya. (eds/TS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-mayat-di-kamar-jenazah_20150424_173433.jpg)