Minat Baca Masyarakat Muaraenim Masih Rendah
Saat ini minat baca masyarakat Muaraenim masih sangat perlu untuk ditingkatkan lagi.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Minta baca masyarakat Kabupaten Muaraenim masih sangat rendah. Terbukti hingga Desember 2015 yang lalu, jumlah pengunjung Perpustakaan Daerah tahun 2015 ini hanya sebanyak 4.190 orang.
Hal ini di ungkapkan oleh Kepala Perpustakaan Kabupaten Muaraenim Kadarisman SH,S.Pd MM dalam kegiatan Kunjungan kerja Anggota DPD RI Dapil Sumsel Abdul Aziz dalam Program Perpuseru Dalam Rangka Pembinaan Perpustakaan Desa Berbasis Teknologi Dan Informasi di Kabupaten Muaraenim, di Perpustakaan Daerah Kabupaten Muaraenim, Rabu (30/3/2016).
Menurut Kadarisman, dari 4.190 pengunjung tersebut terdiri dari 1.140 pengunjung pria dan 3.050 pengunjung wanita. Sementara itu untuk jumlah perpustakaan yang ada di Kabupaten Muaraenim saat ini tercatat ada 845 perpustakaan.
Untuk jumlah koleksi bahan pustaka Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi tahun 2015 untuk buku tercatat ada sekitar 49.571 eksemplar dangan 17.356 judul buku.
Di katakan Kadarisman, saat ini minat baca masyarakat Muaraenim masih sangat perlu untuk ditingkatkan lagi.
Untuk itu, selain perlu peningkatan berbagai sarana dan prasarananya juga peningkatan SDM, sehingga pengunjung merasda nyaman dan ketagihan untuk datang keperpustakaan.
Sementara itu menurut Bupati Muaraenim Muzakir, melalui kunjungan kerja Anggota DPD RI inilah menjadi moment yang tepat bagi pihaknya untuk menyampaikan keluhan-keluhan untuk menjadikan perpustakaan daerah milik Kabupaten Muaraenim menjadi lebih baik lagi. Dengan meningkatkan minat baca masyarakat, kita juga akan melakukan pembenahan terhadap gedung perpustakaan yang dimana kondisinya sudah sangat memprihatinkan,itu nanti akan kita carikan lahan baru untuk membangun gedung perpustakaan," terangnya.
Sementara itu anggota DPD RI Dapil Sumsel Abdul Aziz mengatakan, kedatangannya ke Muaraenim sengaja dilakukan untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dirasakan Pemkab Muaraenim dalam memberikan layanan kepada masyarakat khususnya di bidang perpustakaan daerah ini. Sebab di era teknologi canggih saat ini di harapkan minat baca masyarakat terhadap buku jangan sampai pudar.
"Tadi juga sudah kita dengarkan keluhan mengenai kecilnya anggaran dana bos yang di anggarkan untuk perpustakaan, dan juga mengenai masih banyaknya koleksi buku yang kurang, nah dari masalah-masalah ini nanti akan kita bawa ke pusat untuk dicarikan solusinya," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-minat-baca_20160331_075004.jpg)