Keberadaan Jembatan Gantung Permudah Petani Jagung di Baturaja
Jagung hasil produksi pertain umumnya dijual ke Lampung dan Pulau Jawa untuk pakan ternak.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, BATURAJA - Kelompok petani yang menekuni usaha perkebunan jagung hibrida kini lebih gampang memasarkan hasil produk pertaniannya.
Sebab akses jembatan yang dibangun secara gotong royong bersama TNI dan masyarakat sudah bisa dilewati menyusul telah diresmikan jembatan gantung swadaya oleh Dandim 0403/OKU Lekol Inf Feksy Dimunry Angi SE diwakili Danramil 403-12 Baturaja Kapten Inf Surasa.
Seperti dituturkan salah seorang petani jagung di Desa Laya, tercatat 28 kelompok tani jagung yang setiap panennya sulit mengangkut hasil pertanian.
Sebab sarana transportasi hanya menggunakan sampan untuk menyeberang Sungai Ogan.
Padahal komoditas jagung milik kelompok tani sangat potensi, satu kelompok tani saja bisa menghasilkan 15 ton jangung gabah kering giling jenis hibrida.
“Bayangkan kelompok taninya mencapai 28 kelompok dikalikan 15 ton jumlah itu yang selama ini diangkut dengan transfortasi air,” terang Ahmad.
Untuk jagung hibrida hasil perkawinan silang, satu hektare bisa panen 4 ton jagung.
Jagung yang sudah dalam bentuk Gabah Kering Gilling ini memang lebih menguntungkan, satu kilonya kalau harga lagi bagus bisa dijual Rp 6.000.
“Jauh lebih enak dibandingkan harga karet saat ini,” terang petani jagung.
Jagung hasil produksi pertain umumnya dijual ke Lampung dan Pulau Jawa untuk pakan ternak.
Ada juga yang dijual untuk makanan karena rasanya sangat manis dan disukai orang untuk makanan bisa juga pengganti nasi.
Selain sangat membantu petani jembatan gantung yang dibangun TNI-rakyat ini sangat bermanfaat khusunya bagi pelajar yang setiap hasilnya pergi dan pulang sekolah.
Anak-anak sekolah kini lebih semangat berangkat sekolah karena tidak khawatir lagi jika terjadi banjir sulit menyeberang dengan menggunakan sampan.
“Kami sangat tertolong bu, apalagi sekrang air Sungai Ogan sering banjir,” kata salah seroang pelajar seraya mengucapkan terima kasih kepada TNI Kodim OKU yang sudah membantu pembangunan jembatan gantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/lahan-jagung-hibrida-milik-petani-yang-siap-dipanen-di-oku_20160328_110844.jpg)