Mahasiswa KKN Diharap Berbagi Ilmu
KKN merupakan satu tahapan dalam pendidikan wujud pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, LAHAT -- Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'I, SE melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat, Nasrun Aswari, SE MM berharap 78 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yayasan Pendidikan Islam (STIT YPI) Lahat, yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat berbagi pengetahuan kepada masyarakat khususnya ilmu yang didapat dibangku kuliah selama ini.
"Keberadaan mahasiswa sangat berperan bagi masyarakat terutama ilmu yang dimiliki. Makanya kita meminta mahasiswa mengedepankan berbagi pengetahuan ketimbang program fisik," terang Nasrun, saat melepas mahasiwa KKN STIT YPI, Senin (21/3/2016).
Menurutnya, KKN merupakan satu tahapan dalam pendidikan wujud pengabdian kepada masyarakat. Sehingga keberadaan mahasiswa ditengah masyarakat diharapkan dapat mencerdaskan. Namun, Nasrun menegaskan, keberadaan KKN itu tidak terkait dengan pembangunan fisik. Membuat program, seperti mengentaskan buta Alquran, merupakan salah satu harapan besar keberadaan KKN.
"Membagi ilmu kepada masyarakat akan jauh lebih bagus dari pembangunan fisik. Sebab pembangunan fisik merupakan tugas pemerintah," tegasnya.
Sementara itu, 78 mahasiswa yang akan mengikuti KKN akan ditempatkan di 10 desa wilayah Kecamatan Pulau Pinang, Lahat. Mereka akan mengikuti KKN selama 40 hari kedepan. Sebelumnya, ribuan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang juga melaksanakan KKN di yang tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Lahat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/nasrun-aswari_20160322_092434.jpg)