Rawan Longsor, Warga Bongkar Sendiri Bangunan di Tepi Sungai Lematang Lahat

Selain rawan longsor, Pemkab Lahat sendiri akan menata kawasan tersebut menjadi kawasan hijau.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Salah satu warga tampak membongkar bangunan yang selama ini dijadikan lokasi berjualan di tepian Sungai Lematang atau tepatnya di kawasan Benteng, Kelurahan Pasar Baru, Lahat, Senin (21/3/2016). 

SRIPOKU.COM, LAHAT - Menindaklanjuti surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, belasan pemilik bangunan di tepian sungai lematang atau tepatnya di kawasan Benteng, Kelurahan Pasar Baru, Lahat mulai membongkar bangunan yang selama ini dijadikan tempat tinggal dan berdagang.

Selain rawan longsor, Pemkab Lahat sendiri akan menata kawasan tersebut menjadi kawasan hijau.

"Ya sejalan dengan batas akhir pengosongan hari ini kita lakukan pembongkaran bangunan yang selama ini kita gunakan untuk berusaha," ungkap Adi, salah seorang warga yang ikut dalam pembongkaran bangunan, Senin (21/3/2016).

Lebih lanjut ia menuturkan, kegiatan pembongkaran ini murni dilakukan oleh warga pemilik bangunan.

Sebab jika sudah melewati batas waktu, maka otomatis nantinya akan menyusul pembongkaran oleh petugas berwenang.

Dia juga menyadari upaya pemerintah untuk mengosongkan lokasi tersebut demi kebaikan dan keselamatan warga terlebih di lokasi saat ini rentan longsor.

"Kenapa harus menunggu petugas lebih baik kita sendiri yang sadar. Lagi pula jika dibongkar sendiri dapat menyelamatkan barang dan material yang masih bagus. Kalau sudah pembongkaran paksa nanti khawatirnya tidak sempat lagi," ujarnya.

Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'I, SE melalui Kasat Pol PP Sigit Budianto SH, membenarkan adanya edaran agar dilakukan pengosongan bangunan di lokasi wisata sungai lematang tersebut.

Menurutnya lokasi sudah tidak layak lagi jika didirikan bangunan terlebih melihat kuntur tanah yang sudah labil dan terdapat banyak retakan yang bisa berakibat patal bagi penghuni jika sewaktu waktu terjadi longsor.

Dia sendiri mengapresiasi warga yang dengan sendirinya membongkar bangunan.

"Nanti semua bangunan akan diratakan dan akan dijadikan kawasan hijau," terangnya.

Sebelumnya Komandan Kompi B Zeni Tempur (Zipur), Lettu CZI Lazimi mengimbau agar warga yang tinggal di sepanjang tepian Sungai Lematang Kawasan Benteng mengosongkan lokasi.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar menghindari area tersebut, terutama di dekat pohon-pohon besar.

"Pada musim cuaca buruk sekarang ini, takutnya pohon-pohon besar itu tumbang. Sebab, batang pohonnya sudah banyak yang keropos," kata Lazimi.

Sementara pantauan dilokasi, tampak sejumlah bangunan yang sebelumnya menjadi lokasi berdagang berangsur rata.

Pembongkaran bangunan ini sendiri dilakukan dari mulai depan Kompi B Zipur hingga depan SMPN 3 Lahat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved