Kasubag Keuangan Disnakertrans Pemkab Muaraenim Tewas Kecelakaan
Ketika melintas di Jalan SMB II Muaraenim, tepatnya didepan hotel Griya Serasan Sekundang, tiba-tiba korban terjatuh.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Malang sekali nasib Kasubag Keuangan Disnakertrans Muaraenim Indra Jaya (55) warga Jalan Serma Syamsudin, Kelurahan Pasar II Muaraenim.
Ingin pergi takziah, malah dirinya tewas kecelakaan, di Jalan SMB II Muaraenim, tepatnya di depan Hotel Griya Serasan Sekundang Muaraenim, Minggu (6/3) sekitar pukul 19.30.
Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Senin (7/3/2016) kecelakaan yang merengut seorang PNS ini, bermula ketika korban dengan menaiki sepeda motor Honda Beat warna pink BG 4048 OH, memakai baju batik dan celana hitam serta peci hitam, akan menghadiri undangan takziah.
Ketika melintas di Jalan SMB II Muaraenim, tepatnya didepan hotel Griya Serasan Sekundang, tiba-tiba korban terjatuh.
Saking kerasnya benturan tersebut membuat muka korban terutama gigi hancur dan sebagian tubuh sebelah kiri luka lebam diduga akibat terjerembab ke aspal.
Karena parahnya luka-luka yang dideritanya, nyawa korban tidak tertolong lagi ketika akan dibawa ke RSUD Muaraenim.
Kepala Disnakertrans Muaraenim Drs Ali Rahman, mengatakan bahwa sebagai atasan dan teman tentu menyatakan sangat berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut.
Dan ia berharap keluarga yang ditinggalkan untuk tabah dan sabar karena semuanya tentu ada hikmahnya.
Dan ketika ditanya masalah kesehariannya, Ali mengatakan, jika almarhum yang menjabat sebagai Kasubag Keuangan, adalah orang yang rajin bekerja dan pendiam, dia hanya berbicara seperlunya saja.
"Tadi almarhum sudah dilepas secara sipil dengan inspektur upacara Sekda Muaraenim," ujar Ali yang mengaku merasa kehilangan.
Sementara itu Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto didampingi Kasatlantas AKP M Yakin, membenarkan adanya kecelakaan tersebut yang menyebabkan satu korban jiwa yakni PNS Muaraenim.
Sedangkan untuk penyebab kecelakaannya, jika dilihat dari hasil olah TKP dan riwayat penyakit korban jantung, diduga kuat korban kecelakaan tunggal. Saat ini, korban sudah disemayamkan.