KA Babaranjang Tabrak Tebing

Korban Baru Menikah 7 Bulan

”Ada 0.5 meter tanah menutupi tubuh korban, setelah dibuangi tanah barulah terlihat tangan korban,“ ujar pria berusia sekitar 75 tahun

Penulis: Leni Juwita | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kereta api babaranjang seri KA BBR 3008 yang anjlok dan menelan satu korban jiwa, di OKU, Selasa (1/3/2016). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Asisten masinis Acep Sunarto (35) tewas dalam kecelakaan kereta api babaranjang informasinya merupakan pasangan pengantin yang baru menikah 7 bulan.

Menurut informasi dari warga sekitar lokasi kejadian, evakuasi korban membutuhkan waktu karena korban sudah tertimbun tanah longsor.

”Ada 0.5 meter tanah menutupi tubuh korban, setelah dibuangi tanah barulah terlihat tangan korban,“ ujar pria berusia sekitar 75 tahun ini seraya menambahkan saat tubuh korban ditemukan sudah meninggal masisinis langsung nangis meratapi kepergian asistennya.

Kapolsek Peninjauan AKP Syafaruddin yang dkinkofirmasi di lokasi kejadian mengatakan, setelah jenazah korban berhasil dikeluarkan dari lokomotif terjebak dalam longsor langsung dilarikan ke Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU.

Setelah dilakukan visum luar, selanjutnya jenazah korban dibawa ke kampung halamannya dusun 8 Desa Gunungmegang Kecamatan Gunungmegang Kabupaten Muaraenim.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved