Waspadai Angin Kencang di Bulan Maret
Berdasarkan pantauan BMKG Kenten Palembang, hujan deras disertai tiupan angin kencang tetap berpotensi kembali terjadi.
Penulis: Welly Hadinata | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Berakhirnya bulan Febuari yang mengalami cuaca ekstrim seperti hujan deras disertai angin kencang, memasuki bulan Maret masyarakat dihimbau tetap waspada. Bahkan potensi tiupan angin kencang berlaku untuk seluruh wilayah Sumsel dan sekitar.
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kenten Palembang, hujan deras disertai tiupan angin kencang tetap berpotensi kembali terjadi.
"Sepanjang bulan Maret diprediksi masih berpotensi terjadinya angin kencang. Dikarenakan kurun waktu bulan Maret nanti, masih dalam musim hujan penuh," Indra Purna, Kasi Data dan Informasi BMKG Kenten Palembang, Minggu (28/2/2016).
Indra mengatakan, tiupan angin kencang yang terjadi saat ini sudah melampaui di atas normal. Bukan hanya terjadi di wilayah Palembang, namun juga berpotensi untuk seluruh wilayah Sumsel sekitar.
"Tiupan angin itu normalnya 5 -10 knot. Tapi yang terjadi membuat pohon ada yang tumbang, tiupan angin mencapai 25 knot atau 40 hingga 60 km/jam. Intinya kepada masyarakat dihimbau agar tetap waspada," ujarnya.
Indra mengatakan, timbulnya angin kencang diakibatkan adanya pembentukan awan panas atau awan konventif. Biasanya pembentukan awan konventif itu, terlebih dulu cuacanya panas untuk menyerap uap dan barulah terjadi hujan yang disertai angin kencang.
"Biasanya angin kencang itu terjadi sore dan malam hari. Tapi pada siang hari tidak menutup kemungkinan akan terjadi. Karena cuaca saat ini sulit diprediksi dan kondisi cuaca saat ini adalah musim hujan penuh. Jadi kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati jika hujan turun, karena potensi tiupan angin kencang tetap bisa terjadi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/waspadai-angin-kencang_20160228_220731.jpg)