NEWS VIDEO SRIPO
Festival Ogoh Ogoh Meriahkan GMT
Bahkan kini ogoh-ogoh sedang dalam proses pembuatan yang dipusatkan di Pura Agung Sriwijaya Jalan Seduduk Putih
Penulis: Igun Bagus Saputra | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Fenomena Gerhana Matahari Total yang berbarengan dengan Hari Raya Nyepi disambut warga umat Hindu di Palembang dengan menggelar festival pembakaran ogoh-ogoh yang dilaksanakan satu hari sebelum perayaan hari raya nyepi.
Bahkan kini ogoh-ogoh sedang dalam proses pembuatan yang dipusatkan di Pura Agung Sriwijaya Jalan Seduduk Putih, Kamis (25/2/2016).
Ketua Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Sumsel Wayan Mustika mengatakan, festival pembakaran ogoh-ogoh yang digelar tahun ini sebagai tradisi menyambut Hari Nyepi sekaligus menyambut fenomena gerhana matahari total.
Ogoh-ogoh yang dibuat terdiri dari tiga karakter monster diantaranya karakter Rahwana, Rangda dan Goblin nyang diidentikan dengan kejahatan. Proses pembuatannya memakan waktu hingga 3 minggu dengan menghabiskan dana hingga 20 juta.
Putu Ausi yang telah 20 tahun menjadi pengrajin ogoh-ogoh menjelaskan proses yang sulit adalah saat membuat karakter muka terutama karakter pewayangan seperti rahwana dan ornamen ukiran yang menghiasi setiap sisi ogoh-ogoh.
Festival pembakaran ogoh-ogoh akan digelar siang hari pada tanggal 8 Maret 2016 di Pelataran BKB. Kemudian malam harinya akan dilanjutkan dengan pertunjukan tari kecak.