Cewek Ini Miliki Kepribadian Ganda

Terkadang dirinya memiliki sosok feminim seperti perempuan pada umumnya dan terkadang tampil sangar.

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Melisa, pelatih muaythai 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Melisa memiliki kepribadian ganda. Terkadang dirinya memiliki sosok feminim seperti perempuan pada umumnya.

Namun, sosok tersebut lantas berubah seratus persen begitu cewek berusia 26 tahun ini berada di camp latihan muaythai. Dia akan menjadi perempuan sangar di depan puluhan muridnya.

Melisa mengatakan, karakter feminim pada dirinya timbul ketika menjalani profesi sebagai penyanggul rambut.

Profesi ini dijalani cewek berkulit putih ini secara door to door. Dengan kata lain, dia tidak memiliki lokasi khusus untuk menyanggul rambut konsumennya.

"Biasanya ada yang menghubungi saya via Blackberry Messenger (BBM) ataupun telepon. Terkadang saya menjalaninya dengan bekerja sama lewat teman yang berprofesi sebagai penata rias," kata Melisa, Rabu (17/2/2016).

Ketika berada di camp muaythai yang berlokasi di Jl Swadaya Palembang, Melisa mengatakan, dirinya mau tidak mau harus berubah menjadi perempuan yang sangar dan tegas.

Tujuannya supaya ilmu yang ia berikan kepada para murid bisa diserap mereka dengan maksimal.

Melisa juga wajib tampil macho supaya gerakan demi gerakan muaythai yang ia lakukan terlihat sempurna di mata para muridnya.

Akan dua profesinya ini, Melisa mengatakan, dirinya lebih menyukai statusnya sebagai trainer muaythai.

Hal ini bisa dilihat dari jam kerjanya, yang hanya libur di hari sabtu dan minggu.

Di luar dua hari tersebut, Melisa sudah stand-by di camp sejak pagi hingga malam hari.

Diakuinya, hal ini tidak membuatnya lelah, malah bisamembuatdirinya senang karena berbaur dengan banyak orang dan terus mengasah kemampuan muaythai yang dimiliki.

"Sebelum menjadi trainer, saya sudah terlebih dahulu belajar muaythai. Kurang lebih selama dua tahun, saya sangat rutin belajar muaythai," kata perempuan yang masih melajang ini.

Mengapa memilih muaythai, Melisa mengatakan, memang datang dari hati nuraninya sendiri.

Alasan pertama kali ia berlatih olahraga beladiri dari Tailand ini adalah ingin menurunkan berat badan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved