Andien Antar Jenazah Penderita Kanker ke Tempat Peristirahatan Terakhir

"Andien bawa jenazah ke rumah keluarga, karena ayahnya beliau masih ada. Tapi ayahnya nggak tahu kalau beliau sakit,

Editor: Darwin Sepriansyah
Dok.Pribadi/INSTAGRAM
Andien ketika memantau kondisi ibu Rosida yang sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat. 

SRIPOKU.COM --- Seorang perempuan penderita kanker payudara, bernama Rosida (46), akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, Jumat (12/2/2016) sekitar pukul 08.07 WIB.

Penyanyi Andien Aisyah yang sempat membantu Rosida, langsung bergegas ke rumah sakit bersama suaminya, Irfan Wahyudi alias Ippe, dan temannya untuk mengurus proses pemakaman Rosida.

"Proses pemakamannya siang. Jadi setelah semua urusan administrasi rumah sakit sudah selesai, langsung di bawa ke rumah keluarganya," ujar Manajer Andien, Olga Rosaria ketika dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (13/2/2016).

"Saat proses itu Andien sama mas Ippe, ibunya andien, sama temannya juga langsung antar jenazah ibu Rosida ke rumah keluarganya di Bekasi," sambungnya.

Saat Andien yang membawa dan menghubungi jika Rosida meninggal, orangtuanya tidak mengetahui jika Rosida mengidap penyakit kanker payudara.

"Andien bawa jenazah ke rumah keluarga, karena ayahnya beliau masih ada. Tapi ayahnya nggak tahu kalau beliau sakit," katanya.

Sebelum dimakamkan, Jenazah Rosida sempat dibawa ke rumah duka, yakni kediaman sepupunya di Perumahan Pejuang Jaya, jalan Perintis 8 blok A No 418B RT 006, RW 008, Bekasi, Jawa Barat.

Seperti diketahui, Andien sempat memposting beberapa foto mengenai kondisi Rosida yang tinggal di gerobak melalui akun instagramnya.

Rosida, pengidap kanker payudara yang ditolong Andien akhirnya meninggal dunia.

Saat dievakuasi, kondisi ibu Rosida jauh dari kata baik.

Perempuan berusia 46 tahun itu sudah tidak bisa berakatifitas selayaknya manusia normal.

Kanker sudah menggerogoti nyaris seperempat bagian tubuhnya.

“Kemarin siang, kami menerima kabar di path dari seorang teman mengenai Ibu Rosida (46 tahun) yang menderita kanker payudara. Ibu Rosida sudah selama 4 tahun terakhir terkena kanker payudara,"

"3 tahun pertama dijalani oleh beliau tanpa mengeluh dan bercerita ke setiap orang. Namun dalam 1 tahun terakhir, beliau sudah tidak kuat menahan sakitnya sehingga sering mengerang kesakitan,” tulis Andien.

"Suami Ibu Rosida sudah meninggal, dan anaknya sudah pergi dan tidak peduli dengan keadaan Ibu Rosida. Beliau pun akhirnya hidup nomaden, karena diusir dari satu kontrakan ke kontrakan lain. Terakhir, 5 hari lalu ia diusir dari kontrakannya karena kanker payudara tersebut sudah mengeluarkan bau yang menyengat seperti bangkai.”

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved