Keisengan Kuda Ini Membuat David dan Putranya Dapat Hadiah Rp 39 Juta

Pada foto, Betty seakan kegirangan sampai-sampai memamerkan barisan giginya.

Editor: Soegeng Haryadi
CNET
Wefie seorang ayah bernama David Bellis, anaknya yang berumur tiga tahun bernama Jacob, dan kuda 16 tahun bernama Betty 

SRIPOKU.COM -- David Bellis sedang menelusuri jalan di sekitar komplek rumahnya di Prestatyn, Wales, Inggris, kala itu. Ia ditemani sang putra bernama Jacob.

Keduanya kemudian memutuskan mengabadikan momen tersebut melalui sebuah wefie (selfie rame-rame). Tanpa diniatkan, seekor kuda di belakang mereka ikut nimbrung dalam foto, sambil nyengir pula.

Belakangan diketahui kuda tersebut bernama Betty. Usianya 16 tahun. Pada foto, Betty seakan kegirangan sampai-sampai memamerkan barisan giginya.

Foto itu kemudian terpatri sebagai foto profil Facebook Bellis. Selebihnya, tak ada yang istimewa dari wefie lintas spesies tersebut.

Masalah kemudian muncul setelah foto tersebut memenangkan kontes selfie bertajuk "Made Me Smile", sebagaimana dikutip dari Nextren, Jumat (5/2/2015).

Berkat selfie tak sengaja bersama kuda itu, Bellis mendapat hadiah senilai 2880 dollar AS atau setara Rp 39 jutaan dalam bentuk paket liburan. Ia tentu senang.

Sayang, tidak demikian halnya dengan sang pemilik Betty yang bernama Nicole Mitchell. Menurut dia, Bellis telah lancang berfoto bersama Betty tanpa minta izin. Apalagi, foto itu kemudian diikutkan lomba dengan hadiah menggiurkan.

"Saya sangat jengkel mendengar dia mendapat Rp 39 juta karena menggunakan kuda kami tanpa permisi," Mitchell mencak-mencak.

Mengetahui keluhan itu, Bellis menggubris santai. Ia berkilah tak perlu meminta izin siapapun sebab Betty adalah kuda yang ditemui di jalanan umum.

"Kuda itu jelas-jelas bisa terlihat di jalanan umum, kenapa saya harus minta izin? Saya tak mengerti," Bellis berdalih.

Penyelenggara lomba, Thomson Holidays, juga tak mau ambil pusing. Bellis tetap dinobatkan sebagai pemenang dan akan diberi hadiah sesuai yang dijanjikan.

Lebih lanjut, menurut ahli hukum Inggris Wayne Benyon, Bellis pun tak bersalah dalam kasus ini. "Fotografer secara otomatis memiliki hak cipta atas gambar yang ia bidik tanpa minta izin ke kuda atau pemiliknya," kata Benyon.

"Kasusnya sama dengan fotografer yang tak perlu minta izin untuk menjepret seorang selebriti ketika seleb itu berjalan di tempat umum," ia menambahkan. (Nextren)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved