Wangi Lebih Alami Meski Layu

Menerima sekuntum atau bahkan dalam bentuk buket terasa lebih bermakna ketimbang benda lain

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Desy menunjukkan buket bunga mawar salem yang sudah dipesan konsumen, Kamis (3/2/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bunga menjadi benda yang amat disukai oleh perempuan, tak ketinggalan mereka yang ada di kota Palembang.

Menerima bunga sebagai hadiah dari orang terkasih bisa meluluhkan hati seorang perempuan, terlebih jika diberikan dalam suatu momen spesial.

Buket bunga yang terdiri dari bunga peacock

SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Buket bunga yang terdiri dari bunga peacock, bunga mawar merah, bunga mawar salem, dan daun ruscus.

Menerima sekuntum atau bahkan dalam bentuk buket terasa lebih bermakna ketimbang benda lain.

Menurut beberapa perempuan di Palembang, menerima bunga segar dinilai lebih mengasyikan dan penuh makna ketimbang bunga buatan.

Meski bunga segar tidak bisa disimpan dalam waktu lama, aroma harum alami dari bunga tersebut sudah mampu menenangkan hati dan pikiran mereka yang menerimanya.

Menurut salah satu perempuan di Palembang, Lia, bunga segar lebih penuh makna ketimbang dirinya diberikan bunga buatan.

Ia menilai, bunga segar menunjukan si pemberi bahwasanya tulus memberikan bunga tersebut kepada dirinya.

Aroma yang tercium dari fisik si bunga tersebut membuat Lia tak bosan meletakanya di dekat hidung dalam waktu yang lama.

"Bunga buatan sebenarnya ada uga yang memiliki aroma khas bunga, namun bukan aroma yang alami. Saya pribadi lebih senang mengendus aroma alami bunga meski aromanya terkadang tidak terlalu mencolok," kata Lia, Kamis (4/2/2016).

Lia mengaku, dirinya sudah beberapa kali mendapat pemberian bunga segar.

Selain di hari ulang tahun, dirinya terkadang menerima bunga segar di Hari Kasih Sayang. Adapun yang memberikan bunga bisa dari teman terdekat atau pacar.

Khusus untuk pacar, Lia biasanya akan menyimpan bunga tersebut meski bunga itu sendiri sudah layu. Namun, begitu putus, kelopak bunga yang disimpan akan dibuang.

Masih dikatakan Lia, dirinya hampir tidak pernah membeli bunga segar.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved