Penodong Penumpang Angkot Ini Diterjang Timah Panas Polisi
Rizky Hidayat (25) pelaku penodongan di dalam Angkutan Kota (Angkot) jurusan Tangga Buntung-Ampera akhirnya diterjang timah panas.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Setelah kurang lebih satu tahun bersembunyi ke Bangka, Rizky Hidayat (25) pelaku penodongan di dalam Angkutan Kota (Angkot) jurusan Tangga Buntung-Ampera akhirnya berhasil diamankan, Senin (18/1) sekitar pukul 12.00.
Tersangka warga Jalan Sultan M Mansyur Lorong KKN Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang itu, diamankan petugas dari Polsekta IB II Palembang saat tidur siang di kediamannya.
Menurut keterangan tersangka bujangan itu saat diamankan di Polsekta IB II Palembang, Selasa (19/1), aksi penodongan tersebut dilakukannya di dalam Angkot tepatnya saat melintas di Simpang Suro pada 3 Desember 2014 lalu.
"Saat itu saya sebagai kernet dan di dalam Angkot hanya ada korban sendirian. Karena itulah saya langsung mendekatinya sambil berpura-pura minta ongkos lalu menodongnya menggunakan pisau dan meminta ponsel BlackBerry-nya," jelasnya.
Usai dari kejadian itu, dikatakan tersangka yang merupakan residivis kasus perkelahian pada tahun 2010 ini, ia pun langsung turun dari Angkot dan pergi meninggalkan korban begitu saja untuk menjual hasil kejahatannya itu.
"Ponsel itu saya jual dan laku seharga Rp 200 ribu. Uangnya sendiri saya gunakan untuk ongkos pergi kerja ke Bangka," terangnya.
Dan setelah kuarang kebih satu tahun bekerja di Bangka sebagai penjual ikan, masih dikatakan tersangka, ia pun akhirnya memutuskan untuk pulang ke Palembang.
"Saya baru satu hari sampai di Palembang dan kemudian langsung ditangkap ini. Saya pulang ke Palembang karena kangen sama keluarga," ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsekta IB II Palembang, Kompol Ahmad Firdaus didampingi Kanit Reskrim, Ipda Jhony Palapa menjelaskan, tersangka berhasil diamankan setelah sempat menjadi buron lantaran terlibat kasus penodongan di dalam Angkot terhadap korban, Angga (17).
"Setelah mendapat kabar tersangka berada di rumahnya, kita langsung lakukan penangkapan. Dan lantaran saat akan dilakukan penengkapan sempat berusaha lari, tersangkapun akhirnya kita lumpuhkan dengan sebutir timah panas," jelasnya.
Selain itu, Firdaus juga mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui juga terdapat beberapa laporan terhadap tersangka setidaknya ada dua laporan lainnya yakni terkait kasus pengerusakan serta kasus pengancaman.
"Jadi di sini (Polsekta IB II-red), terdapat tiga laporan terhadap tersangka dan semua kasusnya akan kita naikkan. Selain itu, kita juga akan koordinasikan dengan Polsek lainnya," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rizky-todong_20160119_204650.jpg)