Lubang Jalan Membahayakan Ditandai Sekadarnya

Jalan poros Kabupaten yang berada di Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir rusak dan berkerikil.

Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Tampak lubang menganga di tengah jalan poros di Kecamatan Rantau Panjang terlihat berkerikil. Kondisi tersebut, membuat pengendara harus ekstra hati-hati. 

SRIPOKU.COM,INDERALAYA--Jalan poros Kabupaten yang berada di Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir rusak dan berkerikil.

Berdasarkan pantauan di lokasi, seperti jalan yang ada di Desa Rantau Panjang Ulu, kondisi jalan berlobang serta dipenuhi kerikil.

Kondisi tersebut tentu saja membuat pengendara yang melintas khususnya kendaraan roda dua ekstara hati-hati. Karena, sudah sangat sering pengendara terjungkal di saat melintasi jalan poros Kabupaten menuju Kecamatan Rantau Panjang tersebut.

Oleh warga sekitar, jalan yang berlobang itu, hanya diberi kayu, rumput dan juga kertas bekas racun rumput sebagai tanda bahwa jalan tersebut berlobang.

Menurut salah satu warga sekitar Adi (37), jalan poros yang berlobang itu sudah sejak lama dibiarkan rusak dan hingga saat ini belum ada upaya oleh pihak terkait untuk melakukan perbaikan jalan.

“Rusaknya sudah lama. Namun, belum diperbaiki. Oleh karena itulah, kita beri kayu di lobang itu, dan juga kertas bekas racun rumput, takutnya saat malam hari pengguna jalan tidak tahu kalau disitu ada lobang,” Imbuhnya.

Ditambahkannya tidak hanya jalan poros saja yang rusak. Tetapi kondisi jembatan yang ada di Desa Ketapang 2 juga sejak lama mengalami kerusakan pada bagian tepi jalan jembatan.

"Saya sering melewati jembatan tersebut, dan cukup susah untuk dilewati terutama kendaraan roda empat, apalagi saat ini musim penghujan” Tambahnya

Seman (45), warga setempat juga mengaku jalan di kawasan tersebut sudah lama tidak diperbaiki

Dia berharap agar  pemerintah bisa segera memperbaiki jalan dan juga jembatan tersebut. Sehingga, bisa mempermudah aktifitas warga.

“Sudah lama jalan dan jembatan disini belum diperbaiki, kalau pun diperbaiki cuma jembatan saja, itu pun diperbaiki terkesan asal jadi, karena baru saja diperbaiki jembatan kembali rusak” ujarnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga Ogan Ilir (OI) Ir H Muhsin Abdullah ketika dihubungi via telepon selluler, nomor yang dituju tidak dalam kondisi terhubung.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved