Amalan Malam Pertama Bulan Rajab

“Allahumma ihillahu ‘alainaa bil amni wal iimaani was salaamati, rabbi wa rabbukal laahu ‘azza wa jalla”

Penulis: Aminudin | Editor: Sudarwan

MALAM pertama bulan Rajab adalah malam yang sangat mulia. Di malam ini terdapat beberapa amalan, antara lain:

- Ketika melihat hilal dianjurkan untuk membaca:

“Allahumma ihillahu ‘alainaa bil amni wal iimaani was salaamati, rabbi wa rabbukal laahu ‘azza wa jalla”

(Ya Allah, tampakkanlah hilal itu kepada kai dengan (membawa) ketentraman, keimanan dan keselamatan. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah ‘Azza wa Jalla).

“Allahumma baarik lanaa fii rajabin wa sya’baani wa ballaghnaa syahra ramadhaana wa wa’innaa ‘alaas shiyaami wal qiyaami wa hifdzl lasaani wa ghaddhal bashari wa la taj’al hazhzhanaa minhul juu’a wal ‘athasya.”

(Ya Allah, curahkanlah berkah kepada kami di bulan Rajab dan Sya’ban. Sampaikanlah (umur) kami hingga bulan Ramadhan dan bantulah kami untuk mengerjakan puasa, mengerjakan ibadah di malam hari, menjaga mulut, dan menutup mata serta janganlah Kau jadikan bagian kami darinya hanya rasa lapar dan haus).

- Melakukan mandi. Sebagian ulama mengatakan, telah diriwayatkan dari Rasuulah SAW bahwa siapa berada di bulan Rajab dan melakukan mandi di hari pertama, pertengahan dan hari akhirnya, maka ia akan terbebas dari dosa-dosanya sebagaimana ia baru terlahirkan dari perut ibunya.

- Melakukan salat sebanyak dua puluh rakaat usai salat Mabrib; di setiap rakaat membaca Surah Al-Fatihah dan At-Tauhid serta mengucapkan salam pada setiap dua rakaat.

- Menunaikan salat sebanyak dua puluh rakaat setelah mengerjakan salat Isya. Pada rakaat pertama membaca Surah Al-Fatihah, Al-Insyirah sekali dan Surah At-Tauhid tiga kali. Pada rakaat kedua membaca Surah Al-Fatihah, Al-Insyirah, Al-Falaq dan An-Nas. Setelah mengucap kan salam , membaca Laa ilaaha illallah dan salawat masing-masing sebanyak tiga puluh kali.

- Menunaikan salat sebanyak tiga puluh rakaat, dan pada setiap rakaat membaca Surah Al-Fatihah, Al-Kaafirun sekali, dan Surah At-Tauhid sebanyak tiga kali.

- Usai salat Isya dianjurkan membaca:

“Allahumma innii as-aluka biannaka malikun, wa annaka ‘alaa kulli syai-in muqtadirun, wa annaka maa tasyaa-u min amrin yakuunu, allahumma innii atawajjahu ilaika binabiyyika muhammadin nabiyyir rahmati shallallaahu ‘alaihi wa aalihi, yaa Muhammadu yaa rasulullaahi,

Innanii atawajjahu bika ilallaahi rabbaka wa rabbi liyunjiha (lii) bika thalibatii. Allahumma

binabiyyika muhammadin wal aimmati min ahli baitihi shallallaahu ‘alaihi wa ‘alaihim anjih thalibatii.” (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan (perantara) bahwa Engkau adalah raja, mampu atas segala sesuatu, dan segala urusan yang Kau kehendaki pastiakan terjadi. Ya Allah, aku menghadap kepada-Mu dengan (perantara) Nabi-Mu, Muhammad, Nabi Rahmat SAW. Wahai Muhammad, wahai Rasulullah, dengan (perantara) mu aku menghadap Tuhanmu dan Tuhanku agar Ia mengabulkan permohonanku demimu. Ya Allah, demi Nabi-Mu, Muhammad SAW da para imam dari Ahlulbaitnya (salam atas mereka), kabulkanlah permohonanku).

Setelah itu, mintalah semua keperluan anda.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved