SFC Update

Sriwijaya FC Siap Laga Meski Tanpa Pemain Asing

Pasalnya di Indonesia banyak pemain asing memilih hijrah ke Malaysia memiliki kondisi lebih sehat di cabang olahraga sepakbola.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA
Hartono Ruslan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Asisten Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Hartono Ruslan menyatakan siap apabila berlaga tanpa diperkuat pemain asing.

Pasalnya di Indonesia banyak pemain asing memilih hijrah ke Malaysia memiliki kondisi lebih sehat di cabang olahraga sepakbola.

“Wajar mereka pindah karena kompetisi di sana berjalan tidak seperti di sini. Dengan kondisi itu kita harus siap berlaga tanpa pemain asing,” kata Hartono, Selasa (15/12/2015).

Menurut mantan asisten pelatih Kas Hartadi ini, pihaknya sudah mulai memantau pergerakan pemain lokal khususnya pemain muda akan bersinar.

Hal itu sebagai langkah untuk mengisi klub Laskar Wong Kito apabila nantinya harus kembali berlaga di turnamen.

“Kita sudah mulai memantau pemain lokal. Sebab mulai dari sekarang semua klub harus siap berlaga dengan hanya berisikan pemain lokal saja,” ungkapnya.

Di sisi lain, dari segi gaji yang didapat pemain asing dijelaskan Hartono tidak sesuai dengan pendapatannya.

Sebagai pemain profesional wajar apabila semua pemain asing di Indonesia berlahan-lahan mulai mencari negara terdekat untuk pindah dari Indonesia.

“Kita sangat sayangkan kalau Maiga harus pindah ke Malaysia karena dia adalah pemain andalan kami di lini belakang. Tetapi dia pemain profesional pasti memilih tindakan yang profesional juga. Memang Maiga sangat betah bersama klub, namun ia harus mencari nafkah untuk keluargannya,” kata Hartono dengan nada pelan.

Melihat kondisi tersebut Hartono tentunya meminta semua pemain lokal di Indonesia tetap sabar. Karena keadaan itu bisa memancing emosi dan psikologi para pemain khususnya pemain Laskar Wong Kito.

“Pastinya semua pemain kita terpukul melihat keadaan sepakbola di Indonesia sekarang. Turnamen hanya sebagai hiburan semata bagi mereka. Pemain dan kita sebagai pelatih butuh kompetisi,” pungkasnya.

Ternyata tidak hanya Abdoulaye Youssouf Maiga dan pemain Persib Bandung Makan Konate yang memilih berlaga ke Malaysia Super League (MSL).

Beberapa nama impor top berlaga di Indonesia Super League (ISL) seperti Gustavo Lopez dan Alberto Goncalves membela Arema Cronus hijrah ke Penang FA.

Lalu ada pula bek Mitra Kukar Reinaldo Lobo dan Park Chul Hyung. Serta topskorer ISL musim lalu Emmanuel 'Pacho' Kenmogne yang satu paket dengan Isaac Pupo untuk hijrah ke Kelantan FA.

Kemudian Greg Nwokolo yang musim lalu bersama Persebaya Surabaya telah bergabung bersama Serawak FC dan Robertino Pugliara yang kini pendekatan dengan Serawak FC.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved