Kodam II Sriwijaya Waspadai Pengacau Natal dan Tahun Baru
Kita selalu aparat rasa kecurigaan itu selalu ada dimanapun. Pada kesempatan pertama kita harus lakukan karena preventif itu lebih bagus daripada kita
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komarudin Simanjuntak menyatakan rasa kecurigaan selalu ada dalam upaya kewaspadaan aparat terhadap pengganggu perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 mendatang.
"Kita selalu aparat rasa kecurigaan itu selalu ada dimanapun. Pada kesempatan pertama kita harus lakukan karena preventif itu lebih bagus daripada kita harus mengatasi telah terjadi," tegas Kasdam II/Swj Brigjen TNI Komarudin Simanjuntak ketika bertindak sebagai Inspektur Upacara pemberangkatan Kontingen Yoong modo Kodam II /Swj dalam rangka Kejurnas YMD Piala Kasad di Lapangan Makodam II/Swj, Rabu (9/12/2015).
Untuk Natal dan Tahun Baru, Kodam siap berkoordinasi apapun kesiapan Polri, kita siap membackup pasukan untuk kepolisian. Seperti Pilkada sekarang berapapun yang Polri minta Kodam siap.
"On the spot dimana mereka minta. Termasuk Natal dan Tahun Baru nanti. Kalau saya melihat di Provinsi Sumsel sendiri. Kemudian di Bengkulu, Jambi, termasuk Lampung, Babel sampai sekarang ini belum ada laporan menonjol," kata Kasdam.
Meski demikian kata Kasdam, selaku aparat selalu mengidentifikasi dengan cara-cara seperti pembinaan teritorial melalui Babinsa.
"Patroli Babinsa itu selalu melekat wilayah dan kalau ada perkembangan kita selalu bersinergi dengan kepolisian," jelasnya.
Sementara disinggung soal titik fokus pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kasdam mengaku sampai saat ini belum ada yang menonjol.
"Kalau untuk Natal dan Tahun Baru, kami selalu tetap waspada. Apalagi dari atas mengatakan waspada bersinergu dengan kepolisian seperti itu. Bukan hanya kepolisian, pemberdayaan masyarakat itu penting karena masyarakat itu lebih melekat pada wilayahnya. Jadi itu kami lebih tahu dari sumbernya. Pada saat dia Natal itu menjadi objek. Tapi saat dia hari lebaran masjid itu menjadi objek. Jadi itu sudah klasik," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kasdam-iiswj-brigjen-tni-komarudin-simanjuntak22_20151209_113453.jpg)