Pembangunan dari Desa Mulai Dirasakan Masyarakat
Pembangunan dmulaimdari desa di Kabupaten OKI mulai terwujud dan dirasakan masyarakat manfaatnya.
Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Progam kerja membangun wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dimulai dari desa, tampaknya mulai terwujud dan dirasakan masyarakat desa.
Pembangunan dari infrastruktur jalan menuju perkebunan petani hingga jalan setapak desa mulai membentang lebar, Minggu (6/12/2015).
Seperti yang dirasakan petani di Desa Srigeni Kecamatan Kayuagung OKI, mereka sudah merasakan kenikmatan jalan setapak cor beton dan saluran irigasi pengatur keluar masuknya air sungai yang dikerjakan oleh pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Pertanian dan Dinas PU Cipta Karya.
Adanya pembangunan jalan setapak tadi, membuat petani di desa lebih mudah untuk menjangkau dan membawa hasil petani dari kebun yang jarak cukup jauh. Dengan adanya infrastruktur jalan yang baik tadi, petani bisa membawa hasil petani ke desa dan ke pasar terdekat untuk dijual.
Wujud pembangunan dari desa, mulai dirasakan warga desa dan petani. Program membangun dari dimulai dari desa, dua tahun sejak dilantiknya H Iskandar SE menjadi Bupati Ogan Komering Ilir sudah mulai dirasakan dan dinikmati oleh warga pelosok desa.
“Setahun yang lalu, pemerintah masih menjalankan program yang lama, dan setahun ini pemerintah sudah menjalankan program dengan membangun dari desa,” kata tokoh Pemuda Pengamat Pembangunan (P3) OKI Welly Tegalega SH.
Program yang sangat menyentuh masyarakat di pedesaan sekarang ini, di sektor pertanian dan pembangunan jalan setapak. Namun disini, Welly berharap, seyogianya pemerintah lebih mengawasi dan mengkontrol pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang berada di pelosok desa. Karena, ada juga pekerjaan yang dikerjakan asal-asalan dan merugikan masyarakat.
“Untuk program pembangunan dari desa mulai teruwujud dan dirasakan masyarakat kecil. Tapi, pola pembangunan yang kurang dikontral sehingga dikerjakan asal jadi oleh kontraktor dan diyakinkan akan lebih cepat rusak,” ujar Welly yang menilai Bupati OKI H Iskandar SE mulai tancap gas untuk melancarkan programnya. Tetapi, kalau tidak didukung oleh masyarakat dipastikan akan sulit untuk tercapai dengan baik.
Bupati OKI H Iskanar SE melalui Kabag Humas dan Protokol Dedy Kurniawan SSTP MSi mengatakan, pemerintah daerah akan terus dan berupaya menempati janji akan membuat kebijakan yang jelas dan terukur, serta merealisasikan kerja nyata membangun OKI dari desa yang kini mulai terwujud.
“Memang di 2014 lalu, program pembangunan masih belum sesuai dengan keinginan dan harapan masyarakat. Maka di tahun 2015, sebenarnya awal membangun OKI dari desa,” kata Dedy yang menunjukan beberapa titik yang sudah dirasakan masyarakat di 18 kecamatan dan 310 desa yang ada sudah mulai tersentuh.
Masih kata Dedy, program kemanusian, program pembangunan untuk masyarakat, infrastruktur segera dibangun sesuai dengan visi misi bupati terpilih 2014-2019. “Masyarakat dan kita semua untuk bersatu dan bersama-sama mengawasi pembangunan untuk dijaga dengan baik,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/setapak_20151206_191939.jpg)