VIDEO: Terekam Drone, Kakek 75 Tahun Berhubungan Intim dengan PSK Dalam Mobil

Kedua pasangan ini langsung menghentikan aksinya setelah Zolicoffer, yang dikenali dari tato di tubuhnya yang bertuliskan ”Baby Gangster”

Editor: Sudarwan
johntv.com
Kedua pasangan ini terlihat jelas melakukan hubungan intim di kursi depan mobil Blansett. 

SRIPOKU.COM, AMERIKA SERIKAT - Seorang wanita yang diduga adalah PSK, bersama seorang pria pensiunan yang diduga kliennya, harus menghadapi tuntutan hukum, setelah aksi nekat mereka berhubungan intim terekam kamera dari sebuah drone yang saat itu tengah melintas.

Dikutip dari Mirror (4/12/2015), menurut keterangan polisi, drone yang diketahui diterbangkan oleh seorang aktivis anti prostitusi ini merekam momen saat Douglas Blansett (75), dan Amanda Zolicoffer (27), sedang berada di bagian depan dari mobil Douglas.

Pasangan ini harus menghadapi dakwaan perbuatan asusila di depan umum, dimana kejadian ini diketahui memiliki insiden di awal tahun 2015, yang terjadi di Oklahoma City, Amerika Serikat.

Dalam rekaman video, drone ini terlihat turun beberapa kaki mendekati kaca depan dari mobil tersebut.

Drone ini berhasil merekam momen ketika Blansett dan Zolicoffer nekat berhubungan intim di dalam mobil berjenis truk tersebut, tepat di siang bolong.

Kedua pasangan ini langsung menghentikan aksinya setelah Zolicoffer, yang dikenali dari tato di tubuhnya yang bertuliskan ”Baby Gangster”, melihat drone tersebut.

Kejadian ini direkam oleh Brian Bates, seorang pria asal Oklahoma, yang dikenal kerap mengungkap dan merekam kasus asusila melalui websitenya, johntv.com.

Dalam tulisan di websitenya, Bates mengatakan kalau ia lebih memilih untuk menggunakan drone setelah aksi sebelumnya, dnegan cara mengejar dan membuka pintu mobil saat seseorang melakukan perbuatan kriminal atau asusila dianggap sangat berbahaya.

Ia mengatakan kalau tiga orang yang sempat ia pergoki akhirnya melakukan bunuh diri. Beberapa wanita yang ia rekam pun dilaporkan dibunuh.

Jadi, untuk menghindari dampak yang tak ia inginkan, ia memutuskan untuk menggunakan drone agar bisa lebih aman merekam perbuatan asusila yang ia temui.

Pada Maret 2015, Bates membuntuti Zolicoffer, saat wanita ini menaiki truk milik kliennya, yang dikendarai zampai ke sebuah lahan kosong penuh ban bekas.

Dari jarak yang cukup jauh, Bates meluncurkan dronenya dan menerbangkannya tepat ke atas mobil berjenis Ford F-150 tersebut. Ia kemudian mengunggah video ini ke Youtube dan menunjukkannya kepada polisi.

Seorang petugas polisi dari Oklahoma City dilaporkan sudah menerima video ini dari Bates.

Polisi tersebut mengkonfirmasikan pernyataan Bates kalau Zolicoffer dan kliennya melakukan hubungan intim di dalam sebuah mobil.

Sersan Ben Lacaze menambahkan : ”Saat Zolicoffer dan kliennya melihat drone tersebut, mereka langsung menghentikan aksinya dan meninggalkan tempat tersebut.”

Kepolisian Oklahoma City, pada November 2015, menahan Zolicoffer dan Blansett karena melakukan perbuatan tidak senonoh di tempat umum. Meski begitu, keduanya dilepaskan dengan jaminan.

Keduanya dinyatakan bersalah atas dakwaan tersbeut dan dibebaskan dengan membayar denda $ 500 (sekitar Rp 7 Juta). (Sadam, Sumber : Mirror/Ruth Halkon)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved