Bapak Okta: Semua Orang Dipanggil Aba
Muliyadi didampingi istrinya mengaku sangat sedih melihat kondisi anaknya menderita gizi buruk ini.
Penulis: Awijaya | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/AWI WIJAYA
Surat kontrol terakhir dari pihak RSUD Tebingtinggi, Agustus 2015 lalu, Kamis (3/12/2015).
SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG -- Muliyadi didampingi istrinya mengaku sangat sedih melihat kondisi anaknya menderita gizi buruk ini.
Karena sehari-hari Okta harus lebih diperhatikan. Dengaan kondisi Okta saat ini masih belum bisa berbicara dan berjalan.
"Okta belum bisa apa-apa, berjalan belum bisa bahkan untuk bicara semua dipanggil Aba,"kata Muliyadi
Muliyadi mengakui mestinya diumur anaknya 6 tahun seharusnya sudah seperti anak-anak pada umumnya.
"Kalau teman seumuran anak aku ini sudah sekolah kelas 1 SD,"ungkapnya.(cr27)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/surat_20151203_231124.jpg)