Polsek Sukarame Terus Selidiki Kematian Siswi SMA Gantung Diri
Polsek Sukarami Palembang terus melakukan penyelidikan terhadap kasus kematian Dalina Akollo (18) seorang pelajar SMA swasta di Kota Palembang.
Padahal menurutnya, adik iparnya tersebut meninggal akibat gantung diri yang jasadnya pertama kali ditemukan oleh tetangganya.
"Untung bukan adik saya yang menemukan pertama kali. Kalau adik saya yang menemukan pertama kali pasti tambah terpojok," jelasnya.
Saat disinggung mengenai adanya luka memar di tubuh adik iparnya, Yani mengatakan, ia tidak tahu persis bagaimana luka memar tersebut didapat.
"Mungkin, memar itu didapat karena terjepit saat pergi ke tempat pembuatan batu-batu itu. Karena di tempat tersebut memang sempit dan gelap ditambah dia juga tidak pernah ke sana," terangnya.
Lani juga mengatakan, ia tak menyangka adik ipranya tersebut akan mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu. Karena, semenjak adiknya dan korban menikah, mereka berdua selalu bersama-sama walau kadang ribut.
"Ke mana-mana biasa juga berdua, tapi mungkin sudah ajalnya jadi kita pasrah saja dan menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian," ungkapnya.
Masih dikatakan Lani, usai jasad korban dibawa keluarganya ke rumah orang tua korban, saat itu ia juga sempat melihat di meja rias kamar korban ada tulisan yang ditinggali korban yang berbunyi 'Aku sayang bapak, kalo aku tidak ada lagi, bapak harus tetap sayang aku'.
"Dengan adanya tulisan itu, sudah menunjukkan hal yang aneh sehingga tak mungkin meninggal karena dianiaya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/dalina_20151130_202144.jpg)