Paslon Nomor Urut 2 tidak Hadiri Debat Kandidat
Debat kandidat pasangan calon bupati dan wakil bupati PALI hanya dihadiri dua pasangan calon, noor urut 1 dan 3/ Sedangkan nomor dua absen.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALI---Dalam agenda debat kandidat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), ternyata hanya dihadiri oleh Paslon HAFAL dan YAMU. Sedangkan Paslon SUKA memilih tidak hadir, di gedung Arsendora Komperta Pendopo, Jumat (27/11/2015).
Dalam debat kandidat tersebut, tampak yang hadir hanya dua kandidat Paslon Bupati PALI yakni Paslon nomor urut 1 Heri Amalindo - Ferdian Andreas Lacony (HAFAL) yang diusung dan didukung 11 Partai Politik, dan Paslon nomor urut 3 Eftiyani - Muktar Jayadi (YaMu) dari jalur perorangan.
Sedangkan Paslon nomor urut 2 yakni Sukarman - Almarizan (SUKA) tidak hadir. Meski, hanya dihadiri oleh dua Paslon, namun dukungan dan teriakan dari masing-masing Paslon tetap menggema dan kondusif.
Bahkan Paslon nomor satu, Heri Amalindo dan Ferdian Andreas Lacony (HAFAL), langsung menyalami dan memeluk Paslon nomor tiga Eftiyani dan Mukhtar Jayadi (YAMU) yang lebih dahulu hadir.
Begitu juga seusai debat, saat moderator Dr Mukhtaruddin menutup acara, Paslon HAFAL kembali mendatangi Paslon YAMU bergandengan menuruni panggung acara debat. Debat dengan panelis Prof Dr Alfitri dan Prof Dr Didik Susetyo itu rencananya akan disiarkan tunda di stasiun televisi lokal Pa;embang pada tanggal 29 Nopember 2015 mendatang.
"Paslon nomor urut 2, secara resmi hanya menyatakan tidak dapat hadir dalam acara debat kandidat, tanpa alasan yang jelas. Tapi kita tetap memberikan undangan kepadanya," ujar Sekretaris KPU PALI Budi Warma.
Menurut Paslon nomor urut 1 (HAFAL) dalam penjabaran visi dan misinya mengedepankan pembangunan infrastruktur. Bahkan, ia sudah punya konsep Serasi Nia, yang merupakan singkatan dari Sentra Ekonomi Rakyat Agamis Sejahtera Inovatif Nyaman Indah dan Aman.
Selain menekankan pembanguna infrastruktur, juga akan membangun perekonomian rakyat dengan mengedepankan pemberdayaan petani.
"Dengan baiknya infrastruktur, tentunya akan memacu pertumbuhan ekonomi. Rakyat akan lebih mudah mengangkut hasil pertanian dan bisa melakukan penghematan. Karena saat kami baru bertugas disini, infrastruktur jalan rusak. Sehingga biaya angkut tinggi," kata Heri.
Sementara paslon nomor urut 3 YAMU, mengusung jargon Pali Raya Mandiri dan Sejahtera. Untuk mewujudkan visi tersebut, Paslon YAMU berjanji akan menjalankan roda pemerintahan yang bebas korupsi dan akan menempatkan jabatan kepala dinas secara transparan sesuai dengan kemampuan dan keahliannya.
"Dengan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, kami yakin PALI Raya Sejahtera dan Mandiri akan mudah terwujud" tegas Eftiyani yang maju dari jalur independen ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/debat-pali_20151127_213327.jpg)