Tertibkan Anjal, Dinsos Lubuklinggau Koordinasi dengan RT

Dikatakan, para anak jalanan ini biasanya mangkal di lampu-lampu merah.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Kabid Resos) pada Dinas Sosial Kota Lubuklinggau Zunaidi mengatakan, berdasarkan hasil temuan dilapangan, rata-rata anak jalanan (Anjal) yang kerap berkeliaran dan meminta-minta adalah penduduk setempat. Sebagian dari mereka tidak memiliki orang tua dan sebagian lagi masih memiliki orang tua, namun tidak terurus.

"Rata-rata anak jalanan ini memang tidak sekolah dan tidak diurus sama orang tuanya, maka kerjaan mereka meminta-minta. Dari pengalaman penertiban yang kita lakukan, mereka penduduk sekitar. Karena tidak diurus, makanya saat dikembalikan ketempatnya, kita kordinasi dengan ketua RT, supaya bagaimana caranya agar anak-anak tersebut tidak lagi di jalanan," katanya.

Dikatakan, para anak jalanan ini biasanya mangkal di lampu-lampu merah. Seperti di lampu merah Simpang Tiga Lintas (RCA) dan lampu merah Kenanga dan lokasi-lokasi strategis lainnya. Ditempat ini, mereka biasa meminta-minta kepada pemilik kendaraan saat berhenti di lampu merah tersebut. Biasanya, mereka beraksi mulai pukul 10.00, hingga menjelang sore. Ketika malam hari, mereka pindah kearah pasar malam.

"Rata-rata mereka orang sekitar ditempat biasa dia mangkal. Kalau kita gelar penertiban, biasanya mereka langsung menghilang. Kalau yang berhasil kita tertibkan, kita panggil orang tuanya kalau ada, lalu kita berikan pengarahan dan dikembalikan ke orang tuanya," katanya.

Selain anak jalanan, yang juga kerap mangkal di lampu-lampu merah untuk meminta-minta adalah gelandangan dan pengemis serta penyandang disabilitas. Terhadap mereka ini juga kerap dilakukan penertiban.

"Termasuk orang gila juga kita tertibkan. Biasanya, kalau orang gila itu pendatang dari luar. Ada juga yang dari dalam kota. Sedangkan gelandangan dan pengemis juga kebanyakan dari luar kota," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved