Breaking News

Logo dan Maskot Porprov ke XI Dilaunching

Dikatakan Despa, Mascot Badas terinspirasi dari Kambing Hutan Sumatera atau masyarakat Semende menyebutnya Mangsebadas.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Bupati Muaraenim Muzakir dan Wabup Muaraenim Nurul Aman, berpose bersama usai melaunching mascot dan logo Porprov Sumsel ke XI tahun 2017 yang akan digelar di Kabupaten Muaraenim, di lapangan Merdeka Muaraenim, Kamis (19/11). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM--- Bertepatan dengan HUT Kabupaten Muaraenim ke-69, Pemkab Muaraenim melaunching Badas dan Elang Bondol sebagai maskot dan logo Porprov ke-XI pada tahun 2017 mendatang, di lapses Merdeka Muaraenim, Kamis (19/11/2015).

Menurut Despa Gempata Marsa staf Bappeda Muaraenim, pembuat maskot dan logo Porprov XI ini, mengatakan logo burung ini terinspirasi dari salah satu satwa langka yaitu burung Elang Bondol (Haliastur Inclus).

Arti logo Elang SMAS yakni Elang yang mengepakkan sayapnya ke angkasa menggiring tulisan Porprov XI Sumsel Muaraenim 2017 bermakna bahwa Kabupaten Muaraenim siap menjadi tuan rumah dan menyambut para tamunya dengan keramahtamahan dan kemeriahan.

Keempat warna mempresentatifkan Visi Kabupaten Muaraenim yaitu Hijau diartikan Sehat, Ungu diartikan Mandiri, Merah diartikan Agamis dan Kuning Emas diartikan Sejahtera. Visi Kabupaten Muaraenim adalah mewujudkan Kabupaten Muaraenim yang Sehat, Mandiri, Agamis dan Sejahtera (SMAS).

Dikatakan Despa, Mascot Badas terinspirasi dari Kambing Hutan Sumatera atau masyarakat Semende menyebutnya Mangsebadas.

Badas adalah melambangkan seorang atlet yang menguasai semua jenis cabang olahraga pada Porprov ke-XI Sumsel tahun 2017 di Muaraenim, menjunjung tinggi sportivitas dan menjadi panutan bagi atlet lainnya.

Badas secara etimologi (bahasa daerah Semende) diartikan sebagai cadas (batu gunung yang keras) dan secara harfiah diartikan sebagai tekad yang kuat. Badas juga berasal dari singkatan Berani, Ambisi, Disiplin, Amanah dan Sukses ini merupakan lima prinsip yang dipegang teguh para atlet yang berlaga di Porprov ke XI Sumsel tahun 2017 di Muaraenim.

Badas mengenakan pakaian pendekar, bermakna para atlet yang berlaga di Porprov XI, merupakan pendekar/pejuang /pahlawan bagi masing-masing Kabupaten/Kota yang mereka wakili.

Pakaian ini memiliki tiga warna yaitu Kuning, Hijau dan Merah, yang diartikan sebagai satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa yaitu Indonesia.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved