Perancis 75 Kali Diserang Teroris, tapi Ini Serangan yang Paling Mematikan

Peristiwa penembakan ini sendiri merupakan aksi teror kelima di Perancis sepanjang tahun 2015.

Editor: Soegeng Haryadi
DAILY MAIL
Salah seorang korban serangan teroris di Paris tengah dievakuasi paramedis. Sedikitnya dilaporkan 150 orang tewas dalam serangan dibeberapa lokasi berbeda. 

SRIPOKU.COM, PARIS - Ledakan bom dan serangan kelompok bersenjata yang diikuti oleh tindak penyanderaan oleh sekelompok orang tak dikenal di seputaran Stadion Stade de France, Jumat (13/11/2015) malam waktu setempat atau Sabtu (14/10) dinihari WIB, menjadi serangan ke 75 sejak terjadi pertama kali pada 24 Desember 1800.

Saat itu, terjadi ledakan bom di Kota Paris, yang belakangan diketahui bertujuan untuk membunuh Napoleon Bonaparte.

Napoleon luput dari maut, namun bom menewaskan 22 orang dan melukai lebih dari 50 orang.

Namun bom yang meledak di Paris, di seputaran Stadion Stade de France dan di dekat pusat kesenian Bataclan, menjadi serangan yang paling mematikan.

Data Kepolisian Paris seperti dikutip Guardian dan New York Times, menyebut sebanyak 158 orang diketahui meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Ledakan juga menghentikan konser rock grup The Eagle of Death Metal serta membatalkan rencana pertandingan uji coba antara Tim Nasional Perancis dan Inggris yang seyogianya digelar tengah pekan mendatang.

Peristiwa penembakan ini sendiri merupakan aksi teror kelima di Perancis sepanjang tahun 2015. Sebelumnya, pada 7 Januari 2015, sekelompok orang bersenjata laras panjang mencecarkan tembakan ke kantor redaksi majalah sitire Prancis, Cherlie Hebdo dan menewaskan 20 orang.

Berikut daftar aksi teror di Perancis yang banyak memakan korban jiwa.

Sumber: Tribunnews
Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved