Giliran Madura Ingin Jadi Propinsi

Presiden Joko Widodo mengaku tidak mempersoalkan niat Madura untuk menjadi provinsi dan terpisah dari Jawa Timur.

Editor: Budi Darmawan

SRIPOKU.COM , BANGKALAN - Presiden Joko Widodo mengaku tidak mempersoalkan niat Madura untuk menjadi provinsi dan terpisah dari Jawa Timur.

Sikap itu disampaikan Jokowi di Bangkalan, Selasa (10/11/2015), seusai meresmikan kapal khusus angkutan ternak.

Menurut mantan Wali Kota Solo ini, demokrasi tidak melarang suatu daerah menjadi provinsi sendiri. Bahkan, tidak hanya Madura yang ingin menjadi provinsi, tetapi daerah-daerah yang lain, seperti di Sumatera, Papua, Kalimantan, juga memiliki niatan yang sama.

"Namanya demokrasi, enggak apa-apa Madura mau jadi provinsi," kata Jokowi.

Hari ini, Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M) mendeklarasikan Provinsi Madura di Gedung Rato Ebu, Bangkalan. Ribuan masyarakat Madura dan ratusan kiai turut hadir dalam acara ini.

7 Alasan Dukungan Gerindra

Sementara itu, politikus Gerindra Nizar Zahro mendukung adanya pembentukan provinsi Madura.

Ia mengungkapkan adanya sejumlah‎ pertimbangan umum yang cukup rasional untuk membentuk Provinsi Madura.

"Pertama, masyarakatnya memiliki kesamaan mentalitas dan budaya," kata Nizar melalui pesan singkat, Senin (9/11/2015).

Kedua, dari faktor geopolitik, Madura memiliki peluang dan prospek.

Ketiga, Madura memiliki jumlah penduduk yang hampir mendekati lima juta jiwa.

Keempat, ditinjau dari segi span of control, Madura kurang terjangkau oleh manajemen pemerintah daerah Jatim dan pemerintah pusat‎ Kelima, Madura memiliki potensi dan sumber daya yang belum sepenuhnya dikelola secara baik.

"Cenderung perusahaan asing seperti Petronas, Petrochina, Santos yang menguasai blok ofshore sepanjang garis pantai selatan dan laut utara yang menghasilkan gas dan minyak bumi yang melimpah," ungkapnya.

Keenam, konsep pembangunan yang baik adalah konsep pembangunan yang kolektif dan integrated serta tidak parsial.

Ketujuh, ada potensi-potensi lain seperti sumber daya alam (SDA) terutama di ofshore (lepas pantai) beserta tambang yang menghasilkan uranium dan semasa di berbagai pegunungan yang ada di Madura.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved