Liga Inggris

Apakah Chelsea Terkena Kutukan City pada Musim 1937/1938?

Memasuki pekan ke-12 ini, Chelsea sudah kalah tujuh kali dan belum pernah ada juara bertahan Premier League

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
AFP
Seorang suporter mengenakan topeng bergambar Manajer Chelsea Jose Mourinho pada laga Premier League antara Chelsea dan Stoke City di Stadion Britannia, Sabtu (7/11/2015). 

SRIPOKU.COM-Compang-camping, itulah kata yang tepat untuk Chelsea. Setelah diterpa isu tidak harmonis antar sesama pemain. The Blues terus terperosok. Bahkan tidak tanggung, tanpa didampingi sang pelatih Jose Mourinho, Chelsea kembali keok oleh Stoke City 1-0, dalam lanjutan Liga Inggris,Minggu dinihari.

The Blues kian dekat dengan zona degradasi. Hanya terpaut satu strip atau di posisi 16, di mana posisi 18,19, dan 20 adalah tim-tim yang masuk dalam zona merah.

Peluang Chesela untuk kembali ke papan pun cukup sulit, karena dalam sejarah Liga, hanya Aston Villa, tim yang mengalami 11 kekalahan, mampu finis posisi enam besar setelah meraih 11 poin atau kurang dari 12 pertandingan pada musim 2003/2004.

Degradasi pun bukan tidak mungkin, karena sejarah Liga Primer pun memberi contoh sejarah bahwa Manchester City adalah klub berstatus juara bertahan tetapi kemudian terdegradasi pada musim 1937/1938 di mana mereka baru mengumpulkan 17 poin selewat 12 laga.

 Rekor Buruk

Rentetan rekor buruk Chelsea di Liga Primer memang mengejutkan, sebab cukup apik bermain di Liga Champions. Chelsea menuai hasil negatif seperti itu adalah pada tahun 1999.

Memasuki pekan ke-12 ini, Chelsea sudah kalah tujuh kali dan belum pernah ada juara bertahan Premier League yang punya start seperti ini. Bagi Mourinho, ini adalah pertama kalinya dia menderita kekalahan sebanyak itu di liga selama karier kepelatihnya.

Saat ini Chelsea baru punya 11 poin dan terpuruk di posisi ke-16, dengan hanya berjarak tiga poin dari Bournemouth di posisi ke-18 atau batas akhir zona degradasi.

Terakhir kali Chelsea tampil seburuk ini adalah pada musim 1978/1979, di mana mereka kalah tujuh kali di 12 laga dan ... degradasi di akhir musim.

Sebagai juara bertahan, Chelsea jelas paling diunggulkan untuk mempertahankan trofinya tersebut musim ini. Tapi ketika musim 2015/2016 memasuki bulan November, kenyataan tak sesuai dengan harapan 'Si Biru'.

Mereka malah tertatih-tatih di papan bawah klasemen, beda dengan musim lalu saat mereka menguasai puncak klasemen sedari pekan pertama. Kekalahan demi kekalahan diderita Chelsea, termasuk tersingkir di Piala Liga Inggris, kompetisi yang musim lalu mereka menangi.

Kondisi ini semakin membuat sulit pelatih Jose Mourinho yang dipertanyakan masa depannya.

Kekalahan tersebut membuat The Blues tercecer di posisi ke-16.

Terkait nasib Mou, mantan anak asuhnya Frank Lampard menilai sang mantan bos sudah bekerja maksimal.

"Dia (Mourinho) harus bekerja sepanjang pekan, tetapi hanya sampai pada sesi latihan dan sisi teknis," kata Lampard dikutip Sky Sports.

Dia meminta pemain Chelsea dan Mou tetap optimis dan membenahi tim."Dia harus tetap positif karena sangat banyak, ada pemain yang di bawah performa dan kurang percaya diri, Anda bisa melihat itu," ujar Frank Lampard yang kini bermain New York City di kompetisi Major League Soccer (MLS).

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved