VIDEO: Guru TK Ini Terekam Kamera Hukum Anak Muridnya dengan Jarum

Video ini diambil di sebuah taman kanak-kanak, dimana dua orang guru diduga memutuskan untuk menghukum salah salah seorang muridnya karena nakal.

CEN
Sang guru terlihat menurunkan celana dari muridnya tersebut dan mengancamnya dengan menggunakan sebuah jarum. 

SRIPOKU.COM, VENEZUELA -- Sebuah video baru-baru ini mengejutkan kalangan netizen di dunia maya.

Dalam video tersebut, terlihat seorang guru wanita menusuk bagian belakang dari muridnya dengan menggunakan sebuah jarum, sebagai bentuk hukuman.

Dikutip dari Mirror (3/10/2015), dalam video tersebut, yang menjadi buah bibir di Venezuela, terlihat seorang anak yang celananya diturunkan paksa oleh sang guru, yang dengan tega menusukkan sebuah jarum ke tubuhnya.

Video ini diambil di sebuah taman kanak-kanak di daerah utara Vargas State, Venezuela, dimana dua orang guru diduga memutuskan untuk menghukum salah seorang muridnya karena nakal.

Akibat kejadian ini, kedua orang wanita yang diduga guru dari murid tersebut, Lisbeth Margarita Contreras Barretoy dan Debora Vanessa Navas Soto telah dituduh melakukan pelecehan terhadap muridnya sendiri.

Meski bocah laki-laki tersebut, yang terlihat berumur sekitar empat tahun, terlihat sangat ketakutan, bocah ini ditarik di sekitar kelas oleh salah seorang wanita yang membawanya ke dekat sebuah rak dan mengatakan kalau dia akan disuntik.

Wanita ini kemudian menurunkan celana bocah tersebut, mengambil sebuah benda yang bocah tersebut percayai merupakan sebuah jarum suntik dan menusukkannya ke arah bokongnya, hingga membuatnya berteriak ketakutan.

Kedua orang guru ini pun secara resmi dinyatakan bersalah atas tuduhan melakukan pelecehan kepada anak-anak, dan mereka berdua telah ditahan meski investigasi mengenai kasus ini masih terus berlanjut.

Tampak dalam video, rekaman ini terlihat diambil oleh seorang anak lain yang berusia lebih tua, yang diduga tengah memainkan ponselnya sambil merekam teman-temannya, dan berhasil merekam perilaku tak terpuji dari guru tersebut.

Para orang tua lain yang mengkritik aksi guru ini menemukan fakta bahwa anak-anak merasa ketakutan dan menangis saat kalimat ”suntikan” disebutkan di depan mereka, sehingga akhirnya menimbulkan ketakutan kalau ini akan jadi hukuman tetap.

Jaksa penuntut umu, Anccelut Prieto, mengatakan : ”Kami sudah mengajukan evaluasi psikologis kepada lebih dari 20 orang anak, setelah menganalisa video ini. Sebuah laporan pun juga tengah disiapkan.”

Belum diketahui pasti siapa diantara kedua wanita tersebut yang melakukan perbuatan ini dan menurut keterangan dari media setempat, kelas tersebut berisi anak-anak yang berusia sekitar dua sampai tiga tahun.

Video ini pertama kali muncul di salah satu situs media sosial, sebelum akhirnya disebarkan oleh media setempat. (Sadam, Sumber : Mirror/Kara O’Neill)

Berikut videonya:

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved