Muddai Madang Jabat Waketum KOI
Ketua Umum KONI Sumsel H Muddai Madang akhirnya resmi terpilih sebagai wakil ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Wong Kito kini memiliki wakil di bidang olahraga Nasional. Ketua Umum KONI Sumsel H Muddai Madang akhirnya resmi terpilih sebagai wakil ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mendampingi ketua KOI terpilih Erick Thohir periode 2015-2019.
Muddai berhasil unggul pada proses pemilihan suara sidang komisi I dengan hasil 67 suara sementara calon lainnya Suwarno 18 suara, Timbul Thomas Lubis 14 suara dan Llik Sudarwati 2 suara.
Awalnya, pada kongres tersebut Muddai mempersiapkan dan mendaftarkan diri sebagai kandidat ketua KOI, namun pada akhir proses penjaringan dirinya menyatakan mundur di hadapan peserta sidang komisi I.
Alasan pengunduran tersebut karena terbentur peraturan yang menyebut, Ketua KOI tidak boleh rangkap jabatan.
Bila terpilih menjadi Ketua KOI, Muddai nantinya dipastikan tidak dapat menjabat sebagai Koordinator Daerah Pelaksanaan Asian Games 2018 yang sedianya digelar di Jakarta dan Palembang.
"Saya memahami konsikuensi ini, dan saya tetap harus fokus memperjuangkan Asian Games nanti. Karena bila menjadi ketua, otomatis menjadi ketua steering comittee. Sebagai SC tentu tidak boleh merangkap jabatan menjadi Koordinator Daerah. Makanya saya memutuskan tidak mencalonkan sebagai ketua tapi kalau wakil boleh," ujarnya, Sabtu (31/10/2015) malam.
Sementara itu, dua kandidat calon ketua yang tersisa yakni Erick Thohir dan EF Hamidy bertarung pada proses pemilihan dengan hasil suara terbanyak diraih oleh Erick Thohir 59 suara mengalahkan EF Hamidy 46 suara.
Usai pelaksanaan Kongres, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terpilih Erick Thohir mengaku akan langsung fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi dua kegiatan besar, yaitu Olimpiade Brazil 2016 serta menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
"Kami akan segera rapatkan barisan. Ini adalah tanggung jawab besar. Makanya kami akan perhatian pada dua hal, yaitu olimpiade dan Asian Games," kata Erick Thohir usai Kongres KOI di Jakarta, Minggu (1/11) dini hari.
Khusus untuk Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, pihaknya menegaskan Indonesia harus mampu sukses ganda, yaitu sukses sebagai pelaksana hingga sukses dalam pencapaian prestasi.
"Asian Games tantangan luar biasa. Tidak hanya menyiapkan atlet tapi juga sarana prasarana yang sesuai dengan standar," kata pria yang juga seorang pengusaha nasional itu.
Demi melancarkan target, Erick berharap semua pemangku kepentingan olahraga nasional mulai pemerintah, KONI, KOI hingga Satlak Prima bersatu padu dan bekerja sesuai dengan job desk-nya masing-masing. Pihaknya juga berharap pihak terkait ini terjebak dalam isu yang sering muncul kepermukaan.
Susunan Kepengurusan KOI 2015-2019
Ketum: Erick Tohir//59//46 hamidy
Waketum: Muddai Madang
Sekjen: Dodi Iswandi
Wakil Sekjen: Dasril Anwar
Bendahara: Anjas Rivai
Wakil Bendahara: Adinda Juanita
Komite Eksekutif:
1. Komisi Atlet: Krisna Bayu
2. Komisi Finance and Bujeting: Syahrir Nawier
3. Komisi women and sport: Johanna Sri Ambarwati
4. Komisi Sport and Development: Harry Warga Negara
5. Komisi Sport and Medical: Leane Sunar
6. Komisi Sport For All: Bambang Rus Effendi
7. Komisi Culture & Education: Nur Ali
8. Komisi Sport and Environment: Raja Pane
9. Komisi Sport and Law: Helen Sharita Delima
10. Komisi Olympic Solidarity: Indra Gumulya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/muddai-madang_20151101_200253.jpg)