Rumah Singgah Bakal Dilengkapi Ruang Kelas
Ia mengatakan, rencana ini bisa terlaksana dan terkoordinir apabila didukung oleh banyak pihak.
Penulis: Yuliani | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Berniat ingin memaksimalkan fungsi rumah singgah, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel bakal membuat ruang kelas bagi para siswa korban asap yang berada di rumah singgah.
Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Disdik Sumsel Drs Widodo dalam rapat membahas berbagai persoalan yang terjadi akibat dampak dari kabut asap bagi dunia pendidikan di Sumsel, Jumat (30/10/2015).
Ia mengatakan, rencana ini bisa terlaksana dan terkoordinir apabila didukung oleh banyak pihak.
“Koordinasi akan dilakukukan secara berjamaah, salah satunya melibatkan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP),” ujarnya.
Ia mengatakan, daerah yang terkena dampak kabut asap untuk selalu siap menerima resiko yang akan dihadapi. Ada lima kadisdik kabupaten/ kota yang turut hadir dalam rapat tersebut mengingat beberapa kabupaten ini dinilai kabut asapnya cukup pekat, yakni Palembang, OKI, OI, Banyuasin dan Musi banyuasin.
“Sedangkan dua kabupaten Prabumulih dan Muara Enim dilakukan via telpon mengingat jarak tempuh,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga akan membuat ruang kelas yang melekat atau berada di seputar lokasi rumah singgah.
"Anak-anak yang mengungsi berada di rumah singgah tetap bisa sekolah, meski kondisi memburuk namun hal ini tidak kita harapkan,” ungkapnya.
Sejauh ini ia mengimbau dan mengingatkan kadisdik kabupaten/kota untuk tetap mengutamakan kesehatan para siswa.
“Tetap mengedepankan kesehatan baru setelah itu pendidikan. Jika kenyataannya siswa memang harus di rumahkan dengan kondisi kabut asap,” ungkapnya.