Ini Cara Mencapai Orgasme
Jikalau variasi teknik dan perangsangan tidak berhasil mengantarkan anda mencapai orgasme, bicarakan secara terbuka dengan pasangan anda
Penulis: Aminudin | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM - Bagian penting dari seks yang sehat adalah pengetahuan.
Bila pengetahuan seks tidak cukup kuat, anda dapat terjebak pada mitos yang bisa mengganggu kenikmatan dan keterbukaan dalam hubungan seks.
Salah satu mitos yang berkaitan dengan seks adalah bahwa untuk mencapai kepuasan seksual, kegiatan seks harus berakhir dengan orgasme.
Apakah orgasme? Orgasme adalah puncak respon fisik yang alamiah dalam kegiatan seks.
Tidak ada alasan mengapa rangsangan seks harus berakhir dengan orgasme.
Lagi pula, kegiatan seks yang difokuskan pada pencapaian orgasme hanya akan membuat kegiatan seks terasa rutin dan menegangkan.
Bagaimana tidak. Misalnya, bila kedua pasangan merasa harus berpegang terus pada posisi yang dianjurkan dapat membawa mereka pada orgasme.
Hubungan seks yang menyenangkan tidak selalu diakhiri dengan orgasme di pihak wanita.
Kendati demikian, keberhasilan kedua pasangan untuk mencapainya akan meningkatkan mutu kenikmatan seks keduanya.
Dalam banyak kasus, penyebab kegagalan mencapai orgasme adalah masalah psikologis.
Kesulitan biasanya mulai dari sikap tidak santai wanita sehingga tubuhnya tidak bisa merasakan sensasi sepenuhnya.
Penyebab yang juga umum adalah bila pasangan wanita itu tidak memahami bagaimana membuat hubungan seks menyenangkan bagi wanita.
Orgasme yang gagal dicapai bila pasangan punya masalah seks, misalnya impotensi atau ejakulasi dini.
Ada wanita yang memerlukan hubungan yang aman dan benar-benar santai untuk mencapainya.
Yang lain hanya bergairah dan mendapat orgasme pada tahap awal hubungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/wanita-mencengkram-saat-orgasme_20150418_112331.jpg)