Pentolan Golkar Ogan Ilir Dukung Paslon Nomor Satu

Ketua Dewan Pertimbangan partai Golkar Kabupaten OI Drs H Iklim Cahya MM, juga eksodus dan merapat ke paslon Helmy-Muchendi Mahzareki.

Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Ketua Wantib DPD Partai Golkar OI Drs H Iklim Cahya MM (paling kiri), terlihat duduk bersama paslon nomor urut 1 Helmy-Muchendi pada saat kegiatan jalan sehat bersama di Desa Meranjat Kecamatan Inderalaya Selatan. 

SRIPOKU.COM,INDERALAYA--Para pentolan kepengurusan partai Golkar Kabupaten Ogan Ilir (OI), nampaknya mulai eksodus dan mendukung pasang calon (paslon) Bupati dan wakil Bupati nomor urut 1 Helmy Yahya-Muchendi Mahzareki.

Sebelumnya, pada awal Oktober lalu, mantan sekretaris jenderal (sekjen) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Golkar OI Kusnadi, menyatakan sikap pengunduran diri dari kepengurusan DPD partai Golkar OI tanpa alasan yang jelas.

Selanjutnya, giliran ketua dewan pertimbangan partai Golkar Kabupaten OI dan juga mantan ketua DPRD OI selama dua periode 2004-2014, Drs H Iklim Cahya MM, juga mulai eksodus dan merapat ke paslon Helmy-Muchendi Mahzareki guna memberikan dukungan secara langsung.

Kondisi tersebut terlihat pada saat keduanya (Kusnadi, Iklim) menghadiri kegiatan jalan santai bersama Helmy-Muchendi di Desa Meranjat Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten OI, Sabtu (24/10) lalu.

Padahal diketahui, di Pilkada Kabupaten OI 2015 ini, partai Golkar mengusung paslon nomor urut 2 AW Noviadi-Ilyas Panji Alam.

Iklim Cahya ketika dikonfirmasi dirinya tidak menampik atas kehadirannya pada saat acara jalan santai bersama Helmy-Muchendi beberapa waktu di Desa Meranjat, dengan tujuan memberikan dukungan kepada paslon Helmy-Muchendi.

"Berawal dari Desa Meranjat, desa aku lahir dan dibesarkan, setelah melalui ijtihad politik yang cukup panjang, dan mencermati tantangan global ke depan, untuk kebaikan dan kemajuan kabupaten Ogan Ilir. Maka, dalam pilkada OI tahun 2015 ini, saya menyatakan mendukung dan ikut berjuang untuk kemenangan pasangan Helmy Yahya dan Muchendi Ishak Mekki," kata Iklim, Minggu (25/10) ketika dihungi via telepon selluler.

Ia mengajak para sahabat, kolega, beserta sanak saudara untuk memenangkan paslon Helmy-Muchendi. Dijelaskan mantan ketua DPRD OI ini yang masih aktif sebagai ketua umum KONI OI, bahwa keputusan yang dia ambil dengan mendukung paslon Helmy-Muchendi di Pilkada OI 2015 ini, tidaklah memiliki resiko.

Dan lanjutnya, mengenai sanksi dari DPD Golkar OI beserta segala kemungkinan yang bakal terjadi, ia siap mengundurkan diri dan dipecat dari kepengurusan DPD partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Kita telah mengetahui dan memahami aturan-aturan partai. Jadi, apapun yang akan terjadi, kita siap menerima sanksi," ujarnya.

Sementara beberapa waktu lalu, dalam pidato politiknya pada kegiatan konsolidasi parpol pendukung paslon nomot urut 2 di Inderalaya, Ir H Mawardi Yahya selaku ketua DPD Partai Golkar OI, terlihat sudah mengakui jika para kader Golkar OI mulai membelot terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh partai.

Namun, begitu pihaknya tetap berjuang semaksimal mungkin untuk memenangkan AW Noviadi-Ilyas Panji Alam menjadi pemimpin Kabupaten OI dalam 5 tahun ke depan.

"Tidak ada teman yang abadi, tidak ada kawan yang abadi, tidak ada keluarga yang abadi dan tidak ada sahabat yang abadi," ucap Mawardi pada waktu itu, dengan wajah yang memerah, seraya menyakini jika paslon AW Noviadi-Ilyas Panji Alam bakal menang di Pilkada Desember mendatang.

Seperti diketahui, kurang dari dua bulan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ogan Ilir (OI), yang dijadwalkan berlangsung 9 Desember mendatang. Situasi politik di bumi "caram seguguk" mulai memanas.

Pasalnya beberapa waktu lalu, masing-masing kuasa hukum dan timses pasang calon (paslon) nomor urut satu dan dua yakni Helmy-Muchendi, dan AW Noviadi-Ilyas Panji Alam, melaporkan dugaan pelanggaran ke Panwaslih OI.

Dugaan pelanggaran yang dituduhkan masing-masing kuasa hukum kedua paslon itu, dengan tuduhan membagi-bagikan kain sarung dengan kotak "cover" bergambar paslon Bupati dan wakil Bupati dari nomor urut dua di Desa Pemulutan Selatan dan laporan dugaan memanfaatkan rumah dinas Wagub Sumsel untuk kegiatan kampanye Helmy-Muchendi yang berada di Jalan Demang Lebar Daun Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved