Pangdam Apresiasi Progress TMMD di Embacang Ogan Ilir

150 orang personil yang dilibatkan pada TMMD di Desa Embacang ini, menginap atau tinggal di rumah-rumah penduduk setempat.

Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Purwadi M, SIP dan Wakil Aster Kodam II Sriwijaya, Brigjen TNI (Mar) Gatot Triswanto saat meninjau pembangunan jembatan di Desa Embacang Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM,INDERALAYA-- Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi M, SIP, mengapresiasi progress pembangunan yang ada di Desa Embacang Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Melalui program kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), di Desa Embacang Kabupaten OI. Apresiasi disampaikan Pangdam II Sriwijaya, ketika melakukan pengawasan dan evaluasi progress TMMD, bersama Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen (Mar) Gatot Triswanto, beserta jajaran Kodam II Sriwijaya, Kodim 0402 OI/OKI, dan para pejabat SKPD di lingkungan Pemkab OI, Rabu (21/10) di Desa Embacang Kecamatan Lubuk Keliat Kabupaten OI.

"Khususnya, untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Embacang, luar biasa dan telah selesai 95 persen. Saya akui pengerjaan memang sulit dan tidak mudah. Apalagi bentangan, panjang jembatan mencapai 150 meter dengan lebar 1.5 meter. Dan saya yakin, sebelum penutupan 28 Oktober mendatang, Insya-Allah semuanya telah selesai," ungkap Pangdam II Sriwijaya, Rabu (21/10) di sela-sela kegiatan pengawasan dan evaluasi TMMD.

Dikatakan Pangdam, pada TMMD ke-95 di Desa Embacang ini, pihaknya menempatkan 150 orang personil TNI, yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI. Sebagian dari personil itu, lanjut Pangdam, ahli di bidang masing-masing seperti Zeni Konstruksi (Zikon).

"Kendati pengerjaan ini, diawali dengan kegiatan sebelum atau pra kegiatan TMMD. Melalui program pra itu, paling tidak telah membantu 40 persen dari kegiatan yang sudah ada. Sementara, untuk personil, ditempatkan ahli di bidang masing-masing, seperti halnya pengerjaan teknis," ujar Mayjen TNI Purwadi M SIP.

Ia menyatakan, selama proses TMMD berlangsung, dari 150 orang personil yang dilibatkan pada TMMD di Desa Embacang ini, mereka (TNI, red) menginap atau tinggal di rumah-rumah penduduk setempat dengan harapan terciptanya hubungan yang harmonis dan bersinergi antara TNI dan masyarakat.

"Karena, berdasarkan slogan HUT TNI ke-70, beberapa waktu lalu. TNI berasal dari rakyat dan TNI untuk rakyat," jelasnya.

Sementara, untuk pengerjaan fisik pembangunan di Desa Embacang melalui kegiatan TMMD, seperti membangun tangga di tepi sungai, pengerjaan rehabilitasi masjid Desa, pembangunan tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) yang memadai, dan pembangunan jembatan gantung.

Sedangkan, untuk kegiatan non fisik, TMMD, seperti kegaiatan bakti sosial sunatan massal dan kegiatan sosialisasi terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved