Suriah Gempur Basis ISIS di Palmyra

Sekitar 25 serangan udara menewaskan sedikitnya 26 orang, termasuk 12 militan

Editor: Budi Darmawan
AFP
Foto tanpa tanggal ini diduga merupakan gambar yang diambil dari sebuah video dan dipublikasikan oleh ISIS di provinsi Homs pada 25 Agustus 2015. Foto itu diduga menunjukkan asap yang membumbung dari kuil Baal Shamin di kota tua Palmyra, Suriah. 

SRIPOKU.COM , SURIAH - , Pesawat tempur pemerintah Suriah meluncurkan salah satu bom terbesar yang pernah diluncurkan selama ini di kota Palmyra, yang dikuasai oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS, kata para aktivis.

Sekitar 25 serangan udara menewaskan sedikitnya 26 orang, termasuk 12 militan, kata Lembaga Pemantau HAM Suriah yang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights.

ISIS menduduki Palmyra, yang mencakup sebuah situs Warisan Dunia Unesco, pada bulan Mei lalu.

Di wilayah lain, sebuah serangan udara di Idlib menewaskan 17 orang, kata LSM tersebut.

Kota Idlib adalah basis sekelompok pejihad dan militan ekstrem Islam yang menyebut diri mereka sebagai Tentara Penakluk.

Sumber-sumber militer Suriah yang dikutip oleh Reuters mengatakan, Suriah menggunakan jenis senjata baru yang sangat akurat yang disediakan oleh sekutunya, Rusia.

Sebelumnya, pada hari Jumat (18/9/2015), para menteri pertahanan AS dan Rusia berbicara melalui telepon untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu tahun untuk membahas krisis di Suriah dan sekitarnya.

AS mengatakan, Rusia meningkatan kekuasaan militernya di Suriah seiring dengan berkurangnya kekuasaan Presiden Bashar al-Assad terhadap berbagai kelompok pemberontak yang menentangnya.

Sumber : BBC Indonesia

Sumber: Kompas.com
Tags
ISIS
Suriah
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved