Antre Jajan di Kantin, Empat Siswa SDN 183 Palembang Terperosok ke Sumur

Beberapa warga di sekitar halaman sekolah yang mengetahui hal itupun langsung berdatangan dan berusaha menyelamatkan keempatnya.

Penulis: Sugih Mulyono | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Seorang menunjukkan sumur di SDN 183 Palembang yang merupakan tempat terjatuhnya empat orang siswa ketika tengah jajan di kantin sekolah, Jumat (18/9/2015). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sedang asyik menikmati istirahat sekolah dengan menghabiskan waktu sembari berjajan di kantin halaman sekolah, tiba-tiba sebanyak empat siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 183 Palembang terperosok ke dalam sumur sedalam lima meter, Jumat (18/9/2015) sekitar pukul 09.30.

Sontak, peristiwa itu pun seketika membuat geger para siswa, guru dan satpam termasuk penjaga kantin sekolah. Bahkan, beberapa warga di sekitar halaman sekolah yang mengetahui hal itupun langsung berdatangan dan berusaha bersusahpayah untuk menyelamatkan keempatnya.

Beruntungnya, keempat siswa yang diketahui masing-masing bernama Kaila Afifah, Cantika, M Adriansyah (ketiganya siswa kelas V A-red) dan Septiansyah Aulia Pratama (siswa kelas VI B-red) itu, tidak mengalami luka serius meskipun keempatnya sempat dilarikan ke Pusekesmas terdekat hingga akhirnya dirujuk ke RSMH Palembang.

Menurut keterangan seorang korban, Cantika (11), saat itu ia dan siswa yang lain termasuk ketiga korban lainnya tengah beristirahat dengan menghabiskan waktu berjajan di kantin yang berada di halaman belakang sekolah. Lantaran banyaknya siswa yang ingin berjajan, sehingga membuat para siswa mengantri semabari duduk di sebuah bangku yang telah disiapakan.

"Kami itu duduk berenam di bangku itu, tapi tiba-tiba saja dua teman yang lain berdiri hingga bangku yang sedang kami duduki terjungkit," jelasnya saat ditemui di kediamannya usai pulang dari RSMH Palembang sekitar pukul 17.00.

Setelah itu, dikatakan siswi yang tinggal di Jalan Lebak Mulyo RT 04/6 Kelurahan Skip Jaya Kecamatan Kemuning Palembang itu, ia dan ketiga temannya pun langsung terperosok ke dalam sumur yang saat itu telah ditutup menggunakan semen sehingga tampak tidak kelihatan.

"Kami sudah biasa jajan di kantin itu dan kami juga tidak tahau kalau di sana ada sumur. Karena sumur itu sudah disemen sehingga tampak seperti lantai biasa," terangnya seraya terbata-bata.

Sementara itu, menurut keterangan orang tua Cantika, Iwan (37), ia mengaku sangat menyesalkan kejadian itu. Menurutnya, pihak sekolah seharusnya menutup rapat sumur yang tidak digunakan itu dengan beton yang keras. Apalagi, sumur itu berada tepat di dalam kantin sekolah.

"Sumur itu cuma ditutup kayu dan semen seadanya. Padahal, anak-anak pasti menginjaknya waktu jajan. Nah, ini kejadiannya penutupnya ambrol hingga anak kami terjatuh dan menjadi korban," jelasnya.

Selain itu, dikatakan Iwan, pihak sekolah juga tutup mata dengan persoalan biaya perawatan anaknya di RSMH Palembang. Bahkan, ia terpaksa menanggung sendiri biaya yang dibebankan pihak rumah sakit.

"Anak saya barusan keluar rumah sakit. Biayanya kami tanggung sendiri, sekolah tidak mau tahu. Padahal itu karena kelalaian mereka, di dalam lingkungan sekolah juga," terangnya.

Akibat kejadian itu, masih dikataka Iwan, anak perempuannya itupun mengalami luka di tangan, memar di bawah dagu dan di pantat.

"Kalau luka yang itu tak begitu dikhawatirkan yang saya khawatirkan itu kalau dia sampai shock berat," ungkapnya.

Terpisah, seorang warga yang tinggal bersebelahan dengan sekolah tersebut, Bambang (40), ia mengaku turut mengevakuasi korban yang kemudian langsung dibawa ke Puskesmas terdekat. Karena pihak Puskesmas tak sanggup merawat, para korban yang shock pun akhirnya dirujuk ke RSMH Palembang.

"Tadi kami sempat bingung, mau ngangkatnya bagaimana. Terus terpikir untuk mencari tangga atau tali dan selang sekitar sepuluh menit baru bisa diangkat," jelas laki-laki yang bekerja sebagai montir itu saat ditemui di lokasi kejadian.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved