Pengungsi Suriah Ini Tak Maafkan Wartawati yang Menjegalnya
Sang pengungsi, yang sekarang sudah berada di Jerman ini, mengatakan :“Bagaimana bisa aku memaafkannya?”
SRIPOKU.COM -- Pengungsi asal Suriah yang kakinya ditendang oleh salah seorang wartawati asal Hungaria, mengatakan bahwa ia tidak bisa memaafkan sang wanita atas apa yang telah dilakukannya.
Dikutip dari Metro, Minggu (14/6/2015), sang pengungsi, Osama Abdel Muhsen Alghadab, saat itu tengah menggendong putranya yang masih berumur tujuh tahun, bernama Zaid, di tangannya.
Saat hendak mencoba lari dari kejaran petugas keamanan, kakinya ditendang oleh seorang wartawan sekaligus juru kamera wanita, Petra Laslo.
Sang pengungsi, yang sekarang sudah berada di Jerman ini, mengatakan :“Bagaimana bisa aku memaafkannya?”
Kaki Osama ditendang saat ia berusaha melarikan diri dari Deir ez-Zor, di Suriah.
Ayah empat orang anak ini mengatakan, “Ada ribuan orang di sana dan kami tertahan saat seseorang datang dan membawa kami ke arah perbatasan. Itu sebuah area yang kecil, namun dipenuhi oleh banyak orang.”
“Orang-orang mulai kehilangan kesabarannya dan mau berjalan sejauh 10 kilometer ke arah perbatasan, dimana banyak polisi yang berjaga di sana untuk melarang mereka masuk.”
“Keadaan saat itu sangat kacau, semua orang mulai saling mendorong. Aku tak tahu darimana datangnya, aku tak tahu apakah itu seorang juru kamera wanita atau seorang polisi. Aku hanya merasa kalau tubuhku terjatuh ke tanah.”
“Kami punya kehidupan yang normal sampai akhirnya perang terjadi di daerah kami. Kami sempat tinggal beberapa waktu dan menunggu, namun setelah kehancuran terjadi dimana-mana, kami memutuskan untuk melarikan diri. Kami pergi ke Turki di akhir tahun 2012,” katanya menambahkan. (Sadam, Sumber: Metro/Rob Waugh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/dari-kiri-ke-kanan-mohammad-zaid-dan-osama_20150917_142137.jpg)