Personel Pemadam Kebakaran Lahan Kesulitan Sumber Air

Anggota yang melakukan pemadaman juga kesulitan untuk mencari sumber air yang ada di dekat lokasi kejadian.

Personel Pemadam Kebakaran Lahan Kesulitan Sumber Air
ISTIMEWA
Dua personel Brimob tengah menyemprotkan air pada lahan yang terbakar. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Anggota Brimob Polda Sumsel yang ikut diperbantukan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di dua lokasi yakni OKI dan Muba sudah bergerak sejak dua hari lalu, kesulitan untuk dapat masuk ke lokasi kebakaran lahan yang ada di dua wilayah tersebut.

Kesulitan yang dialami 300 anggota Brimob ini tidak hanya peralatan yang sulit untuk masuk, akan tetapi akses jalan yang menuju ke lokasi kebakaran lahan juga sangat tidak mendukung. Sehingga, anggota harus menyambung selang sepanjang mungkin agar dapat menjangkau lokasi kebakaran.

"Anggota sudah berangkat dari Mako Talang Kelapa untuk ikut diterjunkan membantu memadamkan kebakaran lahan yang ada wilayah Muba dan OKI. Kesulitan yang dialami anggota dilapangan selain akses ke lokasi juga anggota harus berhati-hati saat melalui lahan gambut. Karena sewaktu-waktu dapat terbakar, itulah yang harus diwaspadai anggota di lapangan," ujar Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol Sugeng S, Minggu (13/9/2015).

Dengan menyambung selang sepanjang mungkin dan selalu waspada saat masuk ke lokasi terbakar karena harus melalui lahan gambut, masing-masing tim harus bisa mencapai lokasi dengan mempertaruhkan keselamatan karena sewaktu-waktu lahan gambut dapat menyala tanpa perkiraan.

Anggota yang melakukan pemadaman juga kesulitan untuk mencari sumber air yang ada di dekat lokasi kejadian. Terlebih mobil yang digunakan untuk mengangkut air, kesulitan keluar masuk dari lokasi kebakaran lahan dan sumber air.

"Pengerahan 300 anggota Sat Brimob Polda Sumsel ini menindak lanjuti kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sumatera Selatan beberapa waktu lalu untuk meninjau lokasi kebakaran lahan. Maka Kapolri Jenderal Badrudin Haiti memerintahkan kepada Kapolda Sumsel melakukan penebalan personil Sat Brimob sebanyak 3 SSK (satuan setingkat kompi, red) ke Kabupaten Muba dan Kabupaten OKI guna memadamkan titik api di dua kabupaten tersebut," jelas Sugeng.

Anggota diberangkatkan dari Mako Den A Pelopor Dengan jumlah kekuatan 150 personil dan dipimpin Iptu Sandi Putra Sik dengan menggunakan kendaraan 10 unit roda empat. Tak hanya itu, ada juga dari Subden 1 Den C pelopor sebanyak 109 personil yang dipimpin Wadanyon C AKP Moklis SH ke Polres OKI dalam rangka BKO Asap dengan menggunakan satu unit truk box, satu unit truk penumpang, satu unit mobil barier dan satu unit bus.

Sedangkan untuk anggota Subden 2 den C dikirim sebanyak 42 personil yang dipimpin langsung Danki 2 C AKP Sunarya SH yang melaksanakan BKO Asap ke Polres OKI menggunakan kendaraan dinas roda empat sebanyak tiga unit, dua unit mobil truk, satu unit mobil Hilux.

"Perlengkapan yang dibawa ini semuanya digunakan dalam pemadaman. Setiap tim dibagi dan bergantian untuk meemadamkan kebakaran lahan yang ada di OKI dan Muba, karena memang dua wilayah inilah yang memiliki titik api paling banyak," ujarnya. (ard/TS)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved