VIDEO: Gila, Planet Mars Perlu Dibom Termo-Nuklir, agar Bisa Dihuni Manusia

planet Mars perlu dibom menggunakan termo-nuklir, dengan demikian manusia akan bisa hidup di sana.

Editor: Darwin Sepriansyah
independentt.co.uk
Inilah foto Mars, si Planet Merah 

SRIPOKU.COM -- ILMUWAN sekaligus pengusaha sukses Elon Musk melontarkan gagasan gila, untuk menghangatkan planet Mars perlu dibom menggunakan termo-nuklir, dengan demikian manusia akan bisa hidup di sana.

Pernyataan itu disampaikan ketika melakukan wawacara dengan Stephen Colbert pada acara The Late Show.

Akan tetapi gagasan ini langsung mendapat reaksi keras dari para ilmuwan lain, bahwa gagasan tersebut tidak masuk akal. Para ilmuwan menentangnya.

Elon Musk adalah CEO Hawthorne untuk membangun SpaceX untuk proyek Jelajah Mars, menjadi topik pembicaraan, pada Rabu malam lalu. Colbert bertanya bagaimana cara mengubah Planet Merah itu agar layak dihuni manusia, Musk menjawab perlu menghangatkan.

Cara cepat?

"Jatuhkan senjata termonuklir atas kutub." Gagasan inilah yang kemudian mendorong Colbert menjuluki Musk sebagai "supervillain." Julukan sebagai manusia super versi fiksi.

Elon Musk

Suhu rata-rata di Mars mirip dengan Antartika di musim dingin, kata Brian Toon, profesor ilmu atmosfer dan kelautan di University of Colorado, Boulder, yang ikut menulis makalah pada tahun 1991 tentang upaya Planet Merah bisa dihuni manusia.

"Tampaknya mungkin untuk membuatnya seperti bumi, tapi ada banyak hambatan untuk diatasi," kata Toon. "Meledakkan bom nuklir adalah tidak baik."

Senjata termonuklir, katanya, bisa digunakan untuk menghangatkan planet ini, tapi itu mungkin tidak cukup untuk menghangatkan seperti yang terjadi di bumi, kata Joshua Bandfield, seorang profesor ilmu angkasa dan bumi di University of Washington. Dia juga ilmuwan peneliti senior di Boulder yang berbasis Space Science Institute.

Dan meledakkan senjata nuklir di Mars akan mengubah medan dan membuat lebih sulit untuk memahami bagaimana planet bekerja, katanya.

Ide lain yang bisa dikembangkan adalah menggunakan gas rumah kaca untuk menjebak sinar matahari, yang disebutkan Musk sebagai cara lambat untuk menghangatkan planet ini.

Tetapi Anda bisa mencoba menggunakan karbon dioksida untuk menghangatkan Mars, zat yang di Mars beracun, membuat tidak ramah lingkungan, juga tidak cocok untuk hewan, kata Toon.

Dalam sebuah pernyataan, Badan Antariksa berkomitmen untuk mempromosikan eksplorasi tata surya dengan cara melindungi lingkungan yang dieksplorasi itu.

Musk, juga sebagai kepala produsen mobil listrik Tesla serta ketua perusahaan energi surya SolarCity, telah lama terpesona kepada Mars.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Tags
Mars
planet
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved