Fobia matematika bisa hilang dengan terapi
anak-anak dengan kecemasan terhadap matematika dan menemukan les dapat mengubah sirkuit ketakutan di otak mereka.
Delapan minggu kemudian, kedua kelompok mengalami perbaikan kinerja matematika dengan kadar yang sama.
Tetapi kelompok dengan kecemasan matematika menunjukkan perubahan besar ketika peneliti memindai otak di akhir penelitian.
Bagian amigdala yang sebelumnya aktif kini terlihat seperti otak anak yang tidak punya ketakutan matematika.
"Paparan berulang dapat membuat anak merasa lebih dapat mengontrol situasi yang melibatkan penyelesaian soal matematika, dengan demikian menurunkan ketakutan mereka," katanya.
Belum diketahui seberapa lama perubahan otak ini akan bertahan, apakah les juga membantu menerapi jenis ketakutan lain atau apakah les itu dapat diberikan manusia atau komputer.
"Bagaimana kita dapat membuatnya berlaku di kelas dan di luar kelas? Ini masih menjadi pertanyaan terbuka," kata Menon. Dengan mencari tahu dengan tepat efek paparan matematika pada otak yang cemas, Menon dan rekan-rekannya mendemonstrasikan apa yang mungkin terjadi. (Dhorothea)
Sumber Kompas.com