Karnaval Pesona Sriwijaya Sambut Kapsul Waktu
Kapsul waktu yang akan menyimpan 7 impian anak bangsa itu, akan disambut dengan gelaran panggung kebangsaan di Benteng Kuto Besak (BKB).
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Persiapan menyambut kedatangan "Kapsul Waktu" di Bumi Sriwijaya terus dimatangkan panitia daerah Sumsel gerakan nasional "Ayo Kerja" 70 tahun Indonesia merdeka.
Rencananya, kapsul waktu yang akan menyimpan 7 impian anak bangsa itu, akan disambut dengan gelaran panggung kebangsaan di Benteng Kuto Besak (BKB), 27 September 2015 mendatang.
"Panggung kebangsaan merupakan puncak acara. Dalam kesempatan tersebut akan dibacakannya rumusan 7 Impian anak bangsa oleh Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dan sejumlah tokoh dari berbagai elemen masyarakat," kata koordinator panitia daerah, Hernoe Roespriadji saat audiensi dengan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di Griya Agung.
Ia menjelaskan, gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia Merdeka diprakarsai oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo, dalam rangka memperingati 70 Tahun Indonesia Merdeka. Substansi dari gerakan ini adalah menumbuhkembangkan kesadaran bahwa Bangsa Indonesia harus bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agusrus 1945.
“Salah satu event besar, simbol dari Gerakan Ayo Kerja adalah digelarnya kegiatan Ekpedisi Kapsul Waktu 2085. Sebuah ekspedisi yang membawa tabung berbentuk kapsul yang akan diisi dengan impian rakyat Indonesia hingga tahun 2085,” jelasnya.
Nantinya, setiap kali melewati Ibukota Provinsi, Kapsul Waktu tersebut akan singgah dan diisi dengan impian masyarakat daerah setempat. Kapsul waktu tersebut diarak secara estafet mulai dari Banda Aceh pada tanggal 15 September 2015 dan berakhir di Merauke diperkirakan pada akhir Desember 2015.
“Di Merauke ini Presiden Joko Widodo akan memasukkan impiannya,” ujarnya.
Ketika memasuki kota Palembang, akan disambut dengan Karnaval Pesona Sriwijaya dengan menampilkan iring-iringan mobil hias, parade pakaian adat, tari-tarian tradisional, marching band dan lain-lain yang melambangkan keindahan, kejayaan Sumatera Selatan (Bumi Sriwijaya).
Iring-iringan Ekspedisi Kapsul Waktu dan karnaval ini akan berhenti di Benteng Kuto Besak disemarakkan dengan acara Panggung Kebangsaan, pagelaran yang menampilkan kesenian musik dan tari tradisional maupun modern untuk menghibur masyarakat.
“Untuk memeriahkan Ekspedisi Kapsul Waktu ini, akan digelar juga bazar, pameran perahu hias, lomba dan pameraan fotografi, donor darah dan lain-lain pada tanggal 26-28 September 2015 di BKB,” katanya.
Masih menurut Hernoe, untuk mensosiaslisasikan Gerakan Ayo Kerja 70, Panitia Daerah Sumsel Gerakan Ayo Kerja 70 Tahun Indonesia menggelar bakti sosial “Minggu Bersih” yakni memberihkan taman kota pada setiap hari Minggu secara berturut-turut tanggal 30 Agustus, 6, 13, 20 September 2015 di sejumlah titik strategis di Metropolis.
Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengaku mensupport kegiatan gerakan ayo kerja.
Menurutnya, konsep acara bisa diselaraskan dengan sejumlah kegiatan SKPD Sumsel terkait. Misalnya, dinas pariwisata dengan gelaran karnaval dan lainnya.
"Intinya kita support yang sifatnya memfasilitasi kegiatan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/karnaval_20150830_143514.jpg)