E90, Ponselnya Perwira Polda Sumsel

Saat itu, Djarod membeli ponsel ini dengan harga Rp 9 jutaan.

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Kombes Pol Djarod Padakova saat mengoperasikan ponsel Nokia E90 miliknya, Jumat (28/8/2015). 

"Papan qwertynya sudah seperti keyboard laptop ataupun komputer. Jadi, tidak harus lagi menyesuaikan diri. Saya memang memiliki gadget lain. Namun, alat komunikasi utama saya adalah Nokia E90 karena nomor relasi seluruhnya ada di sini," kata Djarod.

Ponsel Nokia E90, masih kata Djarod, juga bandel.

Diakuinya, ponsel miliknya belum satu kali pun diservis.

Meski beberapa bagian tubuh ponsel sudah ada yang gompel atau lepas, ponsel ini masih bagus layaknya seperti baru dibeli.

Keunggulan lain dari ponsel ini, lanjut Djarod, karena sudah dilengkapi kamera 3,2 megapixel.

Sebelum memiliki gadget lain, Djarod mengatakan, dengan ponsel inilah ia mengabadikan momen bahagia bersama isteri.

Dan, foto tersebut masih tersimpan di memori ponsel yang kini dijadikan sebagai wallpaper di ponsel milik Djarod.

"Selagi ponselnya tidak rusak, kemungkinan besar akan terus saya pakai. Selain saya, sejumlah perwira lain juga menggunakan ponsel ini. Jadi, mengapa harus malu menggunakannya," kata Djarod.

Nokia E90 mungkin kini memang seakan tenggelam namanya karena kian banyaknya gadget canggih bermunculan.

Namun, saat diproduksi pertama kali di tahun 2007, Nokia E90 dikategorikan sebagai salah satu ponsel termahal yang pernah ada di Indonesia.

Pasalnya, harga ponsel ini mencapai Rp 9 juta lebih.

Meski demikian, masyarakat yang menggunakannya cukup banyak sehingga ponsel ini menjadi salah satu ponsel terlaris di zamannya.

Selain berbagai fitur yang dikatakan Djarod, ada beberapa fitur lain yang dimiliki Nokia E90.

Ponsel ini sudah memiliki jaringan 3G sehingga sinyalnya cukup kuat saat digunakan untuk akses internet.

Selain itu, ponsel ini juga bisa menerima wi-fi sehingga bisa dipakai mengakses internet secaa gratis.

Nokia E90 memiliki dua layar ponsel. Layar bagian luar seluas dua inch dan di bawahnya terdapat keypad layaknya posel jaman dulu.

Sedangkan layar bagian dalam, yang terlihat saat tutup ponsel dibuka, memiliki ukuran empat inch dan di bawahnya terdapat keypad qwerty.

Ponsel ini sudah didukung teknologi Java dan juga bisa digunakan untuk mendengarkan radio.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved