Persib Update
Kurang Pemain, Tony Dipaksa Jadi Stoper Persib
"Jadi striker juga pernah pas tahun 2007 di U-23 TC di Belanda saat persiapan pra-olimpiade. Justru awalnya saya stopper.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM-Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman berencana melakukan perubahan posisi bagi pemain di turnamen Piala Presiden 2015.
Tony misalnya, dipindahkan menjadi stoper, posisi yang memang kerap dimainkan Tony jika pemain utamanya absen.
Sejak bermain di Sriwijaya FC lima musim silam, Tony memang kerap berganti posisi, dia merupakan pemain serba bisa.
Makanya, keterbatasan materi pemain yang dimiliki saat ini menjadi salah satu alasannya.
Tony Sucipto yang akan dicoba mengisi kekosongan posisi stopper yang ditinggalkan Vladimir Vujovic.
Perubahan posisi itu telah dilakukan Djadjang saat menghadapi PSGC Ciamis beberapa waktu lalu.
Tony Sucipto menggantikan peran Abdul Rahman yang ditarik keluar digantikan Dias Angga Putra tepat di babak kedua.
"Tony pernah main di situ (posisi stoper) dan dia memperlihatkannya, sanggup malahan. Untuk sementara, karena tidak ada pemain asing di belakang opsinya seperti itu. Kita utak atik di situ," kata Djadjang seperti dilansir dari situs resmu klub.
Sementara Tony mengaku tidak mempermasalahkan perubahan posisi tersebut.
Menurutnya, sebagai pemain, dirinya harus selalu siap dan bekerja keras melaksanakan apa yang diintruksikan pelatih.
"Jadi striker juga pernah pas tahun 2007 di U-23 TC di Belanda saat persiapan pra-olimpiade.
Justru awalnya saya stopper. Tapi setiap pelatih yang lebih tahu kebutuhan tim, sehingga saya pindah-pindah posisi. Sebagai pemain tak boleh tergantung di satu posisi. Biar selalu dibutuhkan tim," ucapnya.