Inilah Cara Sederhana Membasmi Kutu Rambut yang Membandel
Penyakit ini tidak jarang pula menurunkan kepercayaan diri seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain.
SRIPOKU.COM - Kutu rambut merupakan parasit yang muncul di kepala manusia. Kutu betina mampu bertelur enam buah sehari. Telur ini selalu melekat dengan kuat pada rambut. Telur-telur ini akan menetas setelah kurang lebih 8 hari.
Ukuran tubuh organisme ini sangat kecil, sehingga secara sekilas sulit terlihat oleh mata. Saat baru menetas, ukuran kutu rambut lebih kecil daripada ujung kepala peniti.
Ketika sudah dewasa, ukurannya hanya sebesar biji wijen. Masa tetas telur kutu berkisar antara delapan hingga sembilan hari. Masa hidup kutu dari sejak kecil, dewasa, hingga mati bisa mencapai 40 hari.
dr. Henri Perwira Negara mengatakan, tidak sedikit dari kalangan anak-anak, remaja bahkan dewasa memiliki masalah dengan kutu kepala atau bahasa medisnya adalah pedikulosis kapitis. Penyakit ini tidak jarang pula menurunkan kepercayaan diri seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain.
Penyakit ini termasuk penyakit infeksi yang ditularkan dengan cara kontak fisik erat seperti tidur bersama yang berdekatan dengan penderita dan kontak tidak langsung seperti pemakaian bergantian aksesori kepala (seperti topi, kopyah, jilbab) sisir, bantal dan lainnya.
Penderita penyakit ini akan mengeluhkan gatal yang bervariasi pada kulit kepala mulai dari ringan hingga berat sesuai dengan derajat penyakitnya baik pada siang maupun malam hari, saat beraktifitas ataupun saat beristirahat.
Selain itu penyakit ini ditandai oleh adanya telur-telur kutu yang menempel pada rambut penderita dan jika beruntung akan menemukan pula kutu-kutu kepala pada kulit kepala atau rambut.
Penyakit ini akan menimbulkan infeksi bakteri jika penderita menggaruk kulit kepalanya dengan tidak terkontrol dengn tanggannya terutama yang memiliki kuku yang panjang.
Infeksi ini selanjutnya akan menimbulkan erosi dan peradangan di kulit kepala sehingga dapat menimbulkan nyeri, kemerahan serta adanya benjolan kecil berisi nanah dan krusta sehingga rambut bergumpal.
Lalu bagaimana solusi dalam menanggulangi masalah ini?
1. Mohonlah kesembuhan kepada Allah terhadap penyakit yang dialami. Dapat pula dibaca doa berikut :
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan sesuatu yang diciptakan-Nya.” [HR. Ahmad 11/290, an-Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 590, Shahiih at-Targhiib wat Tarhiib 1/412 no. 652, Shahiih al-Jaami ‘ish Shaghiir no. 6427]
2. Cukur atau potong rambut penderita sependek mungkin untuk menghilangkan telur-telur kutu yang menempel di rambut, membatasi gerak kutu dan agar kutu kepala mudah terlihat sehingga mudah dievaluasi. Jika penderita enggan untuk dipotong rambutnya, maka bisa melangkah ke poin ketiga.
3. Kemudian dilakukan penyisiran dengan menggunakan sisir serit sehingga kutu kepala dan telur-telurnya akan tereliminasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kutu_20150810_112253.jpg)