Anggapan Keliru Soal Kemandulan, Kenali Penyebabnya Bagi Suami-Istri
Ada sedikit pandangan yang harus diubah mengenai kemandulan ditengah-tengah masyarakat Indonesia saat ini.
SRIPOKU.COM -- Mandul/Infertilitas adalah sebuah istilah dapat juga diartikan sebagai kegagalan, tidak berhasil, atau tidak dapat membentuk. Istilah mandul banyak digunakan pada bidang reproduksi yang dimaksudkan untuk membuahkan keturunan pada manusia maupun hewan. Reproduksi dilakukan melalui hubungan seksual antara pria dan wanita atau jantan dan betina.
Pada manusia mandul atau infertilitas mengistilahkan ketidakmampuan pasangan atau salah satu di antara pasangan untuk memiliki keturunan.
Pasangan dapat dinyatakan kurang subur atau infertil pada saat :
- Pasangan belum mengandung setelah 12 bulan berhubungan seksual tanpa menggunakan alat kontrasepsi dan usia wanita dibawah 34 tahun
- Pasangan belum mengandung setelah 6 bulan berhubungan sekual tanpa menggunakan alat kontrasepsi dan usia wanita di atas 35 tahun (dengan pertimbangan kualitas telur wanita di atas usia 35 tahun menurun secara drastis, sehingga perlu mengambil keputusan segera untuk mencari penanganan medis)
- Ketidakmampuan secara biologis untuk mempertahankan kehamilan pada wanita
dr. Adika Mianoki seperti dikutip dari kesehatanmuslim.com, mengatakan kata mandul memang sangat menakutkan bagi pasangan suami istri yang sudah lama menikah, terutama bagi mereka yang sangat menginginkan hadirnya sang buah hati.
Kemandulan memang bisa terjadi pada siapa saja, karena demikianlah keputusan Allah Ta’ala. Namun demikian, sebagai seorang hamba kita tetap berkewajiban berusaha dan berdoa untuk mendapatkan keturunan. Pada bahasan ini, akan dijelaskan tentang beberapa penyebab terjadinya kemandulan.
ANGGAPAN KELIRU DI MASYARAKAT
Ada sedikit pandangan yang harus diubah mengenai kemandulan ditengah-tengah masyarakat Indonesia saat ini. Khususnya bagi sebagian orang tua yang masih menyalahkan pihak wanita sebagai penyebab ketidakmampuan pasangan memiliki keturunan. Mandul tidak hanya terjadi pada wanita saja, tetapi bisa juga terjadi pada pria. Dengan terganggunya sistem reproduksi pria juga akan menghambat proses kehamilan pasangannya.
Berdasarkan sebuah penelitian, masalah infertilitas yang terjadi adalah sekitar 30- 40% akibat pria, 40-50% akibat wanita serta sisanya akibat pengaruh keduanya. Pada ulasan ini akan dibahas faktor penyebab sehingga terjadinya kemandulan pada pria dan wanita secara ringkas.
PENYEBAB KEMANDULAN PADA WANITA
1. Endometriosis
Endometriosis adalah ketidaknormalan pertumbuhan jaringan implan diluar rahim atau uterus, padahal normalnya hanya tumbuh didalam rahim. Hal ini dapat menimbulkan perlengketan pada sekitar saluran telur atau pada organ reproduksinya sehingga menghambat terjadinya pembuahan.
2. Infeksi Organ Reproduksi
Infeksi vagina dapat meningkatkan keasaman vagina sehingga akan membunuh sperma dan terjadi pengkerutan vagina yang akan menghambat transportasi sperma ke vagina. Selain itu, kelainan tuba falopii akibat infeksi akan mengakibatkan adhesi tuba falopii sehingga terjadi obstruksi yang pada akhirnya menyebabkan ovum dan sperma tidak dapat bertemu.
3.Faktor Hormonal
Terjadinya kelainan hormon reproduksi, seperti lutein dan perangsang folikel dapat menghalangi terjadinya pelepasan sel telur. Kelenjar hipotalamus-pituitari yang abnormal karena faktor genetik, tumor atau kanker juga dapat menghambat ovulasi.
Kelainan kelenjar tiroid, kelebihan dan kekurangan hormon tiroid juga menyebabkan kacaunya siklus menstruasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kemandulan_20150809_160706.jpg)