Pilkada Muratara

Manfaatkan Medsos Untuk Propaganda dan Diskusi Publik

Berbagai issu dilempar ke publik melalui postingan di grup-grup facebook yang bersifat ajakan untuk mendukung pasangan tertentu.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Soegeng Haryadi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, MURATARA -- Dimusim pilkada ini, Media Sosial (Medsos) banyak dimanfaatkan sebagai sarana propaganda dan diskusi publik bagi sebagian masyarakat Musirawas Utara (Muratara).

Salah satu medsos yang banyak digunakan adalah facebook. Berbagai issu dilempar ke publik melalui postingan di grup-grup facebook yang bersifat ajakan untuk mendukung pasangan tertentu, kritikan terhadap pasangan calon, maupun himbauan-himbauan agar pilkada perdana di Muratara berlangsung dengan damai dan lancar.

Dari pengamatan Sripoku.com, salah satu grup di facebook yang paling ramai memerbincangkan soal pilkada adalah grup Rupit Rawas Community (RRC).

Grup yang beranggotakan 7.600 lebih akun ini, saat ini sangat aktif memposting issu-issu seputar pilkada dan pasangan calon yang menjadi kontestan dan akan bertarung pada pilkada serentak 9 Desember 2015.

Satu postingan kadang bisa mendapat sambutan cukup "hot" dan ditanggapi hingga 700-an komentar dari anggotanya.

"Group RRC bersifat terbuka bagi anggotanya untuk menyampaikan pendapat, kritikan, masukan yang berkaitan dengan pilkada Muratara ataupun hal lainnya. Kita tidak akan mendelete postingan kawan-kawan, disini bebas saja, kecuali postingan iklan belanja, pornografi dan SARA, itu akan kita hapus," ungkap DR M Farid Wajdy, selaku pengelola dan Admin Utama grup RRC, saat dibincangi Sripoku.com.

Dikatakan, grup RRC merupakan sarana komunikasi orang Muratara, baik yang diperantauan maupun yang tinggal didaerah.

Didalam grup ini, anggotanya terdiri dari berbagai kalangan profesi, mulai dari warga biasa, PNS, karyawan swasta, pengusaha, aktifis gerakan, orang partai politik dan latar belakang profesi lainnya.

Bahkan, beberapa kandidat yang menjadi kontestan pilkada di Muratara juga ada dalam Grup RRC dan aktif memposting status maupun mengomentari postingan anggota lainnya.

"Dari aktifitas dan perbincangan di grup ini, nantinya masyarakat bisa lebih cerdas menilai. Siapa saja kandidat yang dirasa layak untuk memimpin Muratara. Bagi yang dikritik silahkan menanggapinya, sehingga masyarakat bisa lebih faham dengan situasi yang sebenarnya, terkait issu-issu yang berkembang diluaran," katanya.

"Sebab, perbincangan di grup ini, merupakan "miniatur" perbincangan masyarakat dilapangan. Apa yang diperbincangkan di grup RRC ini, juga diperbincangkan oleh masyarakat diluaran, demikian sebaliknya," lanjutnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved